(0275) 2974 127
Spyware merupakan salah satu jenis perangkat lunak berbahaya yang dirancang untuk mengumpulkan, memindahkan, atau membagikan data pengguna secara tidak semestinya, termasuk perilaku yang digunakan untuk memata-matai pengguna tanpa pemberitahuan atau persetujuan yang memadai. Google memasukkan perilaku semacam itu ke dalam kategori spyware dalam kebijakan Google Play.
Pada smartphone, spyware dapat menjadi ancaman terhadap privasi karena perangkat dapat menyimpan berbagai informasi pribadi, seperti pesan, kontak, foto, lokasi, serta aktivitas online. Penelitian terhadap 14 aplikasi consumer spyware Android juga menemukan berbagai kemampuan pengawasan, termasuk mengakses data yang dilindungi dari aplikasi lain, kamera, mikrofon, dan mengambil tangkapan layar secara diam-diam.
Secara sederhana, spyware adalah software yang bekerja untuk memantau aktivitas atau mengumpulkan informasi dari perangkat secara tersembunyi atau dengan cara yang tidak sesuai dengan pemberitahuan dan persetujuan pengguna.
Google menjelaskan bahwa spyware dapat berupa aplikasi, kode, atau perilaku berbahaya yang mengumpulkan, memindahkan, atau membagikan data pengguna maupun perangkat yang tidak berkaitan dengan fungsi aplikasi yang sesuai dengan kebijakan. Contoh yang disebut Google mencakup pengumpulan daftar kontak, foto atau file tertentu, konten email, log panggilan, log SMS, serta informasi dari aplikasi lain dengan cara yang tidak diharapkan pengguna.
Salah satu bentuk yang sering dibahas adalah stalkerware, yaitu spyware yang digunakan untuk memantau orang lain secara diam-diam. Federal Trade Commission (FTC) menjelaskan bahwa stalkerware dapat digunakan untuk melacak lokasi, membaca pesan dan email, melihat foto serta video, dan memantau aktivitas online seseorang.
Spyware tidak selalu masuk ke perangkat melalui satu cara. Salah satu jalur yang perlu diwaspadai adalah pemasangan aplikasi dari sumber yang tidak dikenal atau tidak tepercaya. Google memperingatkan bahwa mengunduh aplikasi dari sumber lain di luar Google Play dapat menimbulkan risiko terhadap perangkat dan informasi pribadi.
Google Play Protect dirancang untuk memeriksa aplikasi dan perangkat dari perilaku yang berpotensi membahayakan. Google menjelaskan bahwa Play Protect memeriksa aplikasi dari Google Play dan juga dapat memeriksa aplikasi yang berasal dari sumber lain. Jika menemukan aplikasi yang dianggap berbahaya, sistem dapat memberikan peringatan, menonaktifkan, atau menghapus aplikasi tersebut dalam kondisi tertentu.
Risiko juga dapat muncul ketika seseorang memperoleh akses fisik ke perangkat. FTC menjelaskan bahwa beberapa aplikasi stalkerware memerlukan akses fisik ke ponsel untuk pemasangan dan sebagian di antaranya membutuhkan proses seperti rooting atau jailbreaking untuk melewati perlindungan sistem. Namun, kondisi tersebut tidak berlaku untuk seluruh spyware atau stalkerware.
Karena itu, pengguna perlu berhati-hati ketika memasang aplikasi dari luar toko aplikasi resmi dan ketika memberikan akses sensitif kepada aplikasi yang tidak jelas fungsi atau kebutuhannya.
Salah satu karakteristik yang ditemukan pada spyware adalah kemampuannya berusaha menghindari perhatian pengguna. FTC menjelaskan bahwa stalkerware dan spyware dapat dirancang agar sulit ditemukan. Beberapa aplikasi bahkan dapat menyembunyikan notifikasi atau menggunakan nama yang tampak seperti layanan sistem agar keberadaannya tidak mudah dicurigai.
Penelitian terhadap aplikasi spyware Android juga mendokumentasikan berbagai teknik untuk menyembunyikan aplikasi dan aktivitasnya. Studi tersebut menemukan kemampuan seperti menyembunyikan ikon aplikasi, menyembunyikan aplikasi dari daftar aplikasi yang baru digunakan, serta mengambil screenshot atau mengakses kamera dan mikrofon tanpa sepengetahuan korban.
Inilah salah satu alasan perubahan pada smartphone dapat dengan mudah dianggap sebagai masalah biasa. Baterai yang lebih cepat habis, penggunaan data yang meningkat, perangkat yang terasa panas, atau HP yang tiba-tiba mati dan menyala kembali memang termasuk perubahan yang patut diperhatikan, tetapi gejala-gejala tersebut tidak secara khusus membuktikan keberadaan spyware.
FTC dalam panduan yang diperbarui pada Juni 2026 memang mencantumkan baterai yang lebih cepat habis, penggunaan data yang tidak terduga, perangkat yang terlalu panas, serta HP yang mati atau menyala kembali sebagai beberapa perubahan yang perlu diperhatikan ketika seseorang mencurigai adanya stalkerware. FTC juga menyarankan memperhatikan petunjuk lain, seperti adanya akses fisik orang lain ke perangkat atau seseorang mengetahui informasi pribadi yang seharusnya tidak mereka ketahui.
Dengan demikian, satu gejala saja tidak dapat dijadikan bukti bahwa HP terinfeksi spyware. Perubahan tersebut dapat memiliki penyebab lain sehingga pengguna perlu melihat konteks dan mencari indikasi tambahan, misalnya aplikasi yang tidak dikenali, perubahan pengaturan atau izin yang tidak wajar, serta aktivitas perangkat yang tidak dapat dijelaskan.
Pada bagian berikutnya, pembahasan dapat dilanjutkan dengan ciri-ciri HP terinfeksi spyware yang sering dianggap sebagai masalah biasa, seperti baterai cepat habis, HP panas, penggunaan data meningkat, dan performa perangkat yang tiba-tiba berubah.
Ingin mempelajari lebih banyak seputar web development, cloud computing, keamanan siber, server, hingga berbagai tren teknologi terbaru? Kunjungi blog Hosteko untuk mendapatkan artikel yang informatif, mudah dipahami, dan selalu diperbarui mengikuti perkembangan dunia digital.
Jangan lewatkan berbagai panduan, tips, serta tutorial yang dapat membantu Anda mengembangkan website, meningkatkan performa bisnis online, dan memperluas wawasan di bidang teknologi. Temukan artikel menarik lainnya hanya di Hosteko Blog dan terus ikuti informasi terbaru untuk mendukung perjalanan digital Anda.
WordPress pada dasarnya menyediakan berbagai fitur untuk membuat dan mengelola konten, seperti judul, isi artikel,…
Penghapusan watermark yang terlihat pada gambar Gemini tidak berarti lapisan identifikasi digital lainnya ikut dinonaktifkan.…
Ketika aplikasi semakin berkembang, jumlah fitur, pengguna, dan integrasi membuat sistem menjadi lebih kompleks. Karena…
Dalam pengembangan software modern, Git menjadi salah satu teknologi penting untuk mengelola perubahan kode. Dengan…
Komputer selama ini dikenal mampu mengolah angka, teks, dan berbagai jenis data secara cepat. Namun,…
Google kini menyediakan pengaturan yang memungkinkan pengguna mengaktifkan atau menonaktifkan watermark yang terlihat pada media…