HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
pengetahuan umum

Mengenal Algoritma Google RankBrain

Apa itu Algoritma Google RankBrain?

Google RankBrain merupakan algoritma terbaru dari Google yang berfungsi untuk menampilkan dan mengurutkan hasil pencarian dengan baik menggunakan system kecerdasan buatan atau artificial intelegent. Algoritma Google RankBrain membantu Google untuk memahami dan memproses semua pencarian yang berbeda dan menampilkan hasil pencarian yang masih relevan.

Ada dua peran utama dalam algoritma, yaitu:

  • Memeahami penggunaan kata kunci (search query)
  • Menganalisis tingkat kepuasan pengguna ketika membuka sebuah website

Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan untuk menghadapi Algoritma Google RankBrain, antara lain:

  • Menghindari long tail keyword
  • Menggunakan medium tail keyword
  • Memperhatikan struktur penempatan kata kunci
  • Menghindari 2 kata berbeda atau lebih yang mempunyai makna yang sama
  • Meningkatkan UX signal

Faktor-faktor Algoritma Google RankBrain

1. Jumlah Klik Pada Artikel

Umlah klik pada artikel yang lebih banyak diterima, akan dipercaya dapat menentukan posisis artikel berdasarkan kata kunci serupa yang diketik oleh pengguna pada mesin pencarian.

2. Persentase Kunjungan

Perbandingan keseluruhan kunjungan dari hasil kata kunci yang digunakan oleh pengguna saat melakukan pencarian di mesin pencarian, akan diteliti oleh Algoritma Google RankBrain.

3. Persentase Waktu Kunjungan

Persentase waktu kunjungan dapat dikatakan sebagai Bounce Rate. Pengguna yang melakukan pencarian di mesin pencarian dan menemukan artikel ada lalu melakukan kunjungan, maka Bounce ratenya dihitung dan dibandingkan dengan bounce Rate milik orang lain/pesaing. Dengan kata lain, perbandingan persentase waktu kunjungan per halaman yang anda miliki akan dibandingkan dengan Bounce rate per halaman yang diperoleh oleh pesaing (competitor).

4. Jumlah Halaman yang Dibuka

semakin banyak halaman pada artikel yang dibuka oleh pengunjung, maka semakin bernilai dan berharga artikel anda.

5. Penelitian Komparasi

Penelitian komparasi (perbandingan), dimulai dari jumlah klik pada artikel, persentase kunjungan, rasio pantulan, dan jumlah halaman yang dibuka oleh pengunjung. Semua catatan penelitian akan dibandingkan dengan artikel milik pesaing untuk menentukan artikel mana yang layak mendapatkan urutan terbaik berdasarkan kata kunci yang relevan.

 

Jadilah yang pertama untuk memberi nilai
Fitri R

Recent Posts

Apa Itu Intrusion Prevention System (IPS)? Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerjanya

Seiring meningkatnya penggunaan internet dan teknologi digital, ancaman terhadap keamanan jaringan juga semakin berkembang. Serangan…

1 day ago

Apa Itu Disaster Recovery? Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

Di era digital modern, data menjadi salah satu aset paling penting bagi individu maupun perusahaan.…

1 day ago

Website Layout: Pengertian, Jenis, Elemen, dan Tips Membuatnya

Dalam dunia digital yang semakin kompetitif, tampilan sebuah website memiliki peran penting dalam menarik perhatian…

1 day ago

Spam DM di Instagram: Ciri-ciri, Bahaya, dan Cara Mengatasinya

Instagram telah berkembang menjadi salah satu platform media sosial terbesar di dunia yang digunakan untuk…

1 day ago

Apa Itu Pretexting? Pengertian, Cara Kerja, Contoh, dan Cara Mencegahnya

Perkembangan teknologi digital membuat aktivitas online semakin mudah dilakukan, mulai dari komunikasi, transaksi keuangan, hingga…

2 days ago

Apa Itu Sniffing? Pengertian, Cara Kerja, Jenis, dan Cara Mencegahnya

Perkembangan internet dan teknologi jaringan membuat pertukaran data menjadi semakin cepat dan mudah. Setiap hari,…

2 days ago