HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Categories: Blog

Panduan Lengkap Clear Cache Laravel di cPanel Tanpa Error

Laravel merupakan salah satu framework PHP paling populer yang dikenal cepat, aman, dan memiliki sistem caching yang kuat. Namun, penggunaan cache ini terkadang justru menimbulkan masalah, seperti perubahan kode yang tidak muncul, error konfigurasi, atau tampilan website yang tidak ter-update.

Salah satu solusi paling efektif adalah clear cache Laravel, terutama jika aplikasi Laravel di-hosting melalui cPanel. Artikel ini akan membahas cara praktis clear cache Laravel di cPanel, lengkap dengan jenis cache, langkah-langkah, dan tips menghindari error.

Mengapa Cache Laravel Perlu Dihapus?

Cache pada Laravel bertujuan untuk meningkatkan performa aplikasi. Namun, ada beberapa kondisi di mana cache justru perlu dibersihkan, antara lain:

  • Perubahan kode tidak terlihat di browser
  • Error setelah deploy atau update
  • Perubahan file .env tidak berpengaruh
  • Route baru tidak terbaca
  • Tampilan masih menggunakan data lama
  • Website terasa tidak sinkron dengan update terbaru

Dengan melakukan clear cache, Laravel akan memuat ulang data dan konfigurasi terbaru.

Jenis-Jenis Cache di Laravel

Sebelum masuk ke tahap eksekusi, penting untuk memahami jenis cache yang ada di Laravel:

1. Cache Aplikasi

Menyimpan data sementara untuk mempercepat proses loading.

2. Cache Konfigurasi (Config Cache)

Menyimpan hasil kompilasi file konfigurasi (config/*.php).

3. Cache Route

Menyimpan daftar route agar aplikasi lebih cepat memproses request.

4. Cache View

Menyimpan hasil compile Blade template (resources/views).

5. Cache Session

Menyimpan data sesi pengguna.

Cara Praktis Clear Cache Laravel di cPanel

Berikut beberapa metode yang bisa digunakan langsung dari cPanel, tanpa akses root.

1. Clear Cache Laravel Menggunakan Terminal di cPanel 

Sebagian besar hosting saat ini menyediakan fitur Terminal di cPanel. Berikut untuk langkah-langkahnya:

  • Login ke cPanel
  • Pilih menu Terminal
  • Masuk ke direktori project Laravel, contoh: cd public_html/namaproject
  • Jalankan perintah berikut satu per satu: php artisan cache:clear
    php artisan config:clear
    php artisan route:clear
    php artisan view:clear
  • Jika ingin membersihkan semuanya sekaligus: php artisan optimize:clear

Metode clear cache Laravel menggunakan Terminal di cPanel memiliki banyak kelebihan dibandingkan cara lainnya. Prosesnya tergolong sangat cepat karena perintah Artisan dijalankan langsung melalui server tanpa perantara, sehingga cache dapat dibersihkan secara real-time.

Selain itu, cara ini juga aman karena menggunakan perintah resmi dari Laravel yang telah disediakan khusus untuk manajemen cache, sehingga risiko kerusakan file atau konfigurasi sangat kecil. Kelebihan lainnya, metode ini paling sesuai dengan standar Laravel, karena mengikuti alur kerja yang direkomendasikan oleh dokumentasi resmi Laravel, baik untuk lingkungan development maupun production.

2. Clear Cache Laravel Menggunakan File PHP 

Jika Terminal tidak tersedia, Anda bisa menggunakan file PHP. Berikut ini untuk langkah-langkahnya:

  • Buka File Manager di cPanel
  • Masuk ke folder root Laravel
  • Buat file baru, misalnya: clear-cache.php
  • Isi dengan kode berikut: <?php
    echo shell_exec('php artisan optimize:clear');
  • Simpan file
  • Akses melalui browser: https://domainanda.com/clear-cache.php
  • Setelah berhasil, hapus file tersebut demi keamanan

3. Clear Cache Laravel via Cron Job 

Jika website sering update, Anda bisa menjadwalkan clear cache otomatis. Berikut ini untuk langkah-langkahnya:

  • Masuk ke Cron Jobs di cPanel
  • Tambahkan command: php /home/username/public_html/namaproject/artisan optimize:clear
  • Atur waktu sesuai kebutuhan

Metode clear cache Laravel melalui Cron Job cocok digunakan untuk website yang sering diperbarui dan aplikasi dinamis yang membutuhkan cache selalu ter-refresh secara otomatis. Dengan penjadwalan ini, performa website tetap terjaga tanpa perlu melakukan clear cache secara manual.

4. Clear Cache Laravel Manual

Jika Artisan tidak bisa dijalankan, Anda bisa menghapus cache secara manual. Folder yang bisa dihapus:

  • storage/framework/cache/*
  • storage/framework/views/*
  • bootstrap/cache/*.php

Catatan: Jangan menghapus file .gitignore.

Error yang Sering Terjadi Saat Clear Cache Laravel

1. Permission Denied

Solusi: chmod -R 775 storage bootstrap/cache

2. Class Not Found

Solusi: composer dump-autoload

3. Config Tidak Berubah

Solusi: php artisan config:clear

Tips Aman Clear Cache Laravel di Hosting cPanel

  1. Selalu backup sebelum clear cache
  2. Hindari clear cache saat traffic tinggi
  3. Jangan gunakan config:cache jika masih development
  4. Hapus file PHP clear cache setelah digunakan
  5. Pastikan versi PHP sesuai kebutuhan Laravel

Kapan Waktu Terbaik Clear Cache Laravel?

Waktu terbaik untuk melakukan clear cache Laravel adalah setelah proses deploy atau update aplikasi, karena biasanya terdapat perubahan kode yang belum terbaca oleh sistem cache. Selain itu, clear cache juga perlu dilakukan setelah mengubah file .env, menambahkan atau memodifikasi route, serta ketika muncul error yang tidak wajar tanpa penyebab yang jelas.

Kondisi lain yang sering terjadi adalah tampilan website tidak berubah meskipun kode sudah diperbarui, yang menandakan cache lama masih digunakan oleh Laravel. Dalam situasi-situasi tersebut, membersihkan cache dapat membantu aplikasi berjalan normal kembali dan menampilkan data terbaru.

Kesimpulan

Clear cache Laravel di cPanel adalah langkah penting untuk menjaga aplikasi tetap optimal dan bebas error. Metode paling praktis dan aman adalah menggunakan Terminal dengan perintah Artisan, namun alternatif lain tetap bisa digunakan sesuai kondisi hosting.  Dengan memahami jenis cache dan cara membersihkannya, Anda dapat menghindari berbagai masalah umum pada Laravel, terutama saat maintenance dan update aplikasi.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Aplikasi Jual Foto Online: Cara Menghasilkan Uang dari Karya Fotografi

Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, peluang untuk menghasilkan pendapatan tidak lagi terbatas pada pekerjaan…

11 hours ago

3 Cara Cepat Mengunci Layar Laptop Windows, Aman dalam Hitungan Detik

Di era digital saat ini, laptop sudah menjadi perangkat utama untuk menyimpan berbagai data penting,…

11 hours ago

Cara Install Nginx sebagai Reverse Proxy Apache di Linux [Lengkap]

Dalam pengelolaan server Linux, kombinasi Nginx sebagai reverse proxy dan Apache sebagai web server backend…

11 hours ago

Strategi Konten Evergreen untuk Blog: Membangun Traffic Untuk Jangka Panjang

Dalam dunia blogging dan digital marketing, tidak semua konten memiliki umur panjang. Banyak artikel yang…

14 hours ago

Kulkas AI: Inovasi Dapur Pintar yang Mengubah Cara Mengelola Makanan

Perkembangan teknologi digital tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berkomunikasi, tetapi juga cara mengelola…

1 day ago

Cara Clone Website Melalui Softaculous cPanel [Lengkap]

Clone website adalah proses menyalin seluruh isi website, mulai dari file, database, hingga konfigurasi—ke lokasi…

1 day ago