Panduan Lengkap Clear Cache Laravel di cPanel Tanpa Error
Laravel merupakan salah satu framework PHP paling populer yang dikenal cepat, aman, dan memiliki sistem caching yang kuat. Namun, penggunaan cache ini terkadang justru menimbulkan masalah, seperti perubahan kode yang tidak muncul, error konfigurasi, atau tampilan website yang tidak ter-update.
Salah satu solusi paling efektif adalah clear cache Laravel, terutama jika aplikasi Laravel di-hosting melalui cPanel. Artikel ini akan membahas cara praktis clear cache Laravel di cPanel, lengkap dengan jenis cache, langkah-langkah, dan tips menghindari error.
Mengapa Cache Laravel Perlu Dihapus?
Cache pada Laravel bertujuan untuk meningkatkan performa aplikasi. Namun, ada beberapa kondisi di mana cache justru perlu dibersihkan, antara lain:
- Perubahan kode tidak terlihat di browser
- Error setelah deploy atau update
- Perubahan file
.envtidak berpengaruh - Route baru tidak terbaca
- Tampilan masih menggunakan data lama
- Website terasa tidak sinkron dengan update terbaru
Dengan melakukan clear cache, Laravel akan memuat ulang data dan konfigurasi terbaru.
Jenis-Jenis Cache di Laravel
Sebelum masuk ke tahap eksekusi, penting untuk memahami jenis cache yang ada di Laravel:
1. Cache Aplikasi
Menyimpan data sementara untuk mempercepat proses loading.
2. Cache Konfigurasi (Config Cache)
Menyimpan hasil kompilasi file konfigurasi (config/*.php).
3. Cache Route
Menyimpan daftar route agar aplikasi lebih cepat memproses request.
4. Cache View
Menyimpan hasil compile Blade template (resources/views).
5. Cache Session
Menyimpan data sesi pengguna.
Cara Praktis Clear Cache Laravel di cPanel
Berikut beberapa metode yang bisa digunakan langsung dari cPanel, tanpa akses root.
1. Clear Cache Laravel Menggunakan Terminal di cPanel
Sebagian besar hosting saat ini menyediakan fitur Terminal di cPanel. Berikut untuk langkah-langkahnya:
- Login ke cPanel
- Pilih menu Terminal
- Masuk ke direktori project Laravel, contoh:
cd public_html/namaproject
- Jalankan perintah berikut satu per satu:
php artisan cache:clear
php artisan config:clear
php artisan route:clear
php artisan view:clear
- Jika ingin membersihkan semuanya sekaligus:
php artisan optimize:clear
Metode clear cache Laravel menggunakan Terminal di cPanel memiliki banyak kelebihan dibandingkan cara lainnya. Prosesnya tergolong sangat cepat karena perintah Artisan dijalankan langsung melalui server tanpa perantara, sehingga cache dapat dibersihkan secara real-time.
Selain itu, cara ini juga aman karena menggunakan perintah resmi dari Laravel yang telah disediakan khusus untuk manajemen cache, sehingga risiko kerusakan file atau konfigurasi sangat kecil. Kelebihan lainnya, metode ini paling sesuai dengan standar Laravel, karena mengikuti alur kerja yang direkomendasikan oleh dokumentasi resmi Laravel, baik untuk lingkungan development maupun production.
2. Clear Cache Laravel Menggunakan File PHP
Jika Terminal tidak tersedia, Anda bisa menggunakan file PHP. Berikut ini untuk langkah-langkahnya:
- Buka File Manager di cPanel
- Masuk ke folder root Laravel
- Buat file baru, misalnya:
clear-cache.php
- Isi dengan kode berikut:
echo shell_exec('php artisan optimize:clear');
- Simpan file
- Akses melalui browser: https://domainanda.com/clear-cache.php
- Setelah berhasil, hapus file tersebut demi keamanan
3. Clear Cache Laravel via Cron Job
Jika website sering update, Anda bisa menjadwalkan clear cache otomatis. Berikut ini untuk langkah-langkahnya:
- Masuk ke Cron Jobs di cPanel
- Tambahkan command:
php /home/username/public_html/namaproject/artisan optimize:clear
- Atur waktu sesuai kebutuhan
Metode clear cache Laravel melalui Cron Job cocok digunakan untuk website yang sering diperbarui dan aplikasi dinamis yang membutuhkan cache selalu ter-refresh secara otomatis. Dengan penjadwalan ini, performa website tetap terjaga tanpa perlu melakukan clear cache secara manual.
4. Clear Cache Laravel Manual
Jika Artisan tidak bisa dijalankan, Anda bisa menghapus cache secara manual. Folder yang bisa dihapus:
storage/framework/cache/*storage/framework/views/*bootstrap/cache/*.php
Catatan: Jangan menghapus file .gitignore.
Error yang Sering Terjadi Saat Clear Cache Laravel
1. Permission Denied
Solusi: chmod -R 775 storage bootstrap/cache
2. Class Not Found
Solusi: composer dump-autoload
3. Config Tidak Berubah
Solusi: php artisan config:clear
Tips Aman Clear Cache Laravel di Hosting cPanel
- Selalu backup sebelum clear cache
- Hindari clear cache saat traffic tinggi
- Jangan gunakan
config:cachejika masih development - Hapus file PHP clear cache setelah digunakan
- Pastikan versi PHP sesuai kebutuhan Laravel
Kapan Waktu Terbaik Clear Cache Laravel?
Waktu terbaik untuk melakukan clear cache Laravel adalah setelah proses deploy atau update aplikasi, karena biasanya terdapat perubahan kode yang belum terbaca oleh sistem cache. Selain itu, clear cache juga perlu dilakukan setelah mengubah file .env, menambahkan atau memodifikasi route, serta ketika muncul error yang tidak wajar tanpa penyebab yang jelas.
Kondisi lain yang sering terjadi adalah tampilan website tidak berubah meskipun kode sudah diperbarui, yang menandakan cache lama masih digunakan oleh Laravel. Dalam situasi-situasi tersebut, membersihkan cache dapat membantu aplikasi berjalan normal kembali dan menampilkan data terbaru.
Kesimpulan
Clear cache Laravel di cPanel adalah langkah penting untuk menjaga aplikasi tetap optimal dan bebas error. Metode paling praktis dan aman adalah menggunakan Terminal dengan perintah Artisan, namun alternatif lain tetap bisa digunakan sesuai kondisi hosting. Dengan memahami jenis cache dan cara membersihkannya, Anda dapat menghindari berbagai masalah umum pada Laravel, terutama saat maintenance dan update aplikasi.
