Cara Mengatasi Error Too Many Redirects di Website: Penyebab dan Solusi Lengkap
Pengertian Error Too Many Redirects
Error “Too Many Redirects” atau sering muncul sebagai ERR_TOO_MANY_REDIRECTS adalah masalah pada website yang terjadi ketika browser terus diarahkan dari satu URL ke URL lain secara berulang tanpa pernah mencapai halaman tujuan. Kondisi ini disebut redirect loop atau loop pengalihan.
Misalnya:
-
http://domain.com→ redirect kehttps://domain.com -
https://domain.com→ redirect kembali kehttp://domain.com
Akibatnya browser terus berputar dalam proses redirect hingga akhirnya menampilkan pesan error karena terlalu banyak pengalihan.
Biasanya error ini muncul dengan pesan seperti:
-
This page isn’t working – redirected you too many times
-
ERR_TOO_MANY_REDIRECTS
-
The page isn’t redirecting properly
Masalah ini sering terjadi pada website yang menggunakan WordPress, CMS, atau konfigurasi server tertentu.
Penyebab Error Too Many Redirects
Sebelum memperbaiki masalah ini, penting untuk mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.
1. Konflik HTTP dan HTTPS
Salah satu penyebab paling umum adalah konflik antara HTTP dan HTTPS.
Contohnya:
- Website memaksa redirect ke HTTPS
- Namun server atau plugin juga mengarahkan kembali ke HTTP
Akibatnya browser terus berpindah antara dua protokol tersebut dan menyebabkan loop redirect.
2. Kesalahan Konfigurasi Redirect
Redirect yang tidak tepat di server atau file konfigurasi juga bisa menyebabkan masalah ini.
Contohnya:
- Redirect halaman ke dirinya sendiri
- Dua aturan redirect yang saling bertentangan
- Redirect yang dibuat berulang di
.htaccessatau konfigurasi server.
Kesalahan konfigurasi seperti ini akan membuat browser tidak pernah mencapai halaman akhir.
3. Masalah Cache Browser
Browser biasanya menyimpan cache dan cookie untuk mempercepat proses loading website.
Namun jika browser menyimpan redirect lama yang sudah tidak digunakan, maka browser bisa terus mengikuti aturan redirect lama tersebut sehingga muncul error.
4. Konflik Plugin atau CMS
Website berbasis CMS seperti WordPress sering menggunakan plugin untuk mengatur redirect, keamanan, atau SSL.
Jika ada dua plugin yang mengatur redirect secara bersamaan, maka bisa terjadi konflik yang menyebabkan loop redirect.
5. Kesalahan Pengaturan URL Website
Pada CMS seperti WordPress terdapat pengaturan:
- WordPress Address (URL)
- Site Address (URL)
Jika kedua alamat ini tidak sesuai atau berbeda protokol, website dapat mengalami redirect berulang.
6. Konfigurasi SSL yang Tidak Tepat
SSL yang tidak dikonfigurasi dengan benar juga dapat menyebabkan redirect loop.
Misalnya:
- SSL belum aktif tetapi website dipaksa menggunakan HTTPS
- CDN atau server memaksa redirect ke HTTPS tanpa sertifikat yang valid.
Cara Mengatasi Error Too Many Redirects
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
1. Hapus Cache dan Cookies Browser
Langkah pertama yang paling mudah adalah membersihkan cache browser.
Cara melakukannya
- Buka Settings browser
- Pilih Privacy & Security
- Klik Clear Browsing Data
- Hapus cache dan cookies
- Reload website
Jika error disebabkan oleh cache lama, biasanya masalah akan langsung hilang setelah cache dibersihkan.
2. Periksa Pengaturan URL Website
Jika menggunakan WordPress, periksa pengaturan URL website.
Langkah-langkah
- Login ke Dashboard WordPress
- Masuk ke Settings
- Klik General
- Periksa:
- WordPress Address
- Site Address
Pastikan keduanya menggunakan URL yang sama, misalnya:
3. Nonaktifkan Plugin Redirect atau Security
Plugin tertentu dapat membuat aturan redirect otomatis.
Beberapa plugin yang sering menyebabkan konflik antara lain:
- Plugin redirect
- Plugin SSL
- Plugin keamanan
- Plugin cache
Cara mengatasinya
- Login ke WordPress
- Masuk ke Plugins
- Nonaktifkan semua plugin sementara
- Aktifkan kembali satu per satu untuk menemukan penyebabnya.
4. Periksa File .htaccess
File .htaccess pada server Apache sering digunakan untuk membuat aturan redirect.
Jika terdapat aturan yang salah, website bisa mengalami redirect loop.
Contoh redirect yang benar
RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]
Jika file .htaccess rusak, Anda bisa:
- Rename
.htaccessmenjadi.htaccess_old - Refresh website
- Biarkan CMS membuat file baru secara otomatis.
5. Periksa Pengaturan SSL
Jika website menggunakan HTTPS, pastikan:
- Sertifikat SSL sudah aktif
- Redirect hanya satu arah
- Tidak ada konflik antara server dan plugin
Redirect yang benar biasanya seperti ini:
Tanpa redirect kembali ke HTTP.
6. Bersihkan Cache Server atau CDN
Jika website menggunakan:
- CDN
- Plugin cache
- Server cache
Cache lama dapat menyimpan aturan redirect yang salah.
Solusinya:
- Clear cache CDN
- Clear cache plugin
- Restart cache server
Cache yang tersimpan bisa membuat redirect lama tetap berjalan meskipun aturan sudah diubah.
7. Periksa Pengaturan DNS
Jika baru saja melakukan:
- migrasi domain
- perubahan DNS
- perubahan hosting
maka konfigurasi DNS yang salah bisa menyebabkan redirect ke alamat yang tidak benar.
Pastikan:
- A record benar
- CNAME benar
- domain mengarah ke hosting yang tepat
Tips Mencegah Error Too Many Redirects
Agar masalah ini tidak terjadi lagi, lakukan beberapa langkah berikut:
-
Gunakan satu aturan redirect saja
-
Hindari banyak plugin redirect
-
Pastikan SSL dan HTTP redirect konsisten
-
Periksa
.htaccesssebelum melakukan perubahan -
Gunakan plugin redirect yang terpercaya
Kesimpulan
Error Too Many Redirects terjadi ketika website mengalami redirect loop, yaitu kondisi di mana browser terus diarahkan ke URL lain tanpa pernah mencapai halaman tujuan. Masalah ini biasanya disebabkan oleh konflik redirect, kesalahan konfigurasi SSL, cache browser, atau plugin CMS.
Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan beberapa langkah seperti membersihkan cache browser, memeriksa pengaturan URL website, menonaktifkan plugin yang bermasalah, memperbaiki file .htaccess, serta memastikan konfigurasi SSL dan DNS sudah benar.
Dengan memahami penyebab dan solusi dari error ini, Anda dapat menjaga website tetap stabil dan memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik.
