HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Redirect Menggunakan .htaccess

Banyak cara untuk melakukan redirect halaman website, salah satunya dengan menggunakan file .htaccess. Sebelum melakukan redirect, Anda perlu menemukan file .htaccess di direktori website Anda.

Untuk menemukan file .htaccess, Anda perlu mengaktifkan fitur show hidden file. Setelah berhasil menemukan file .htaccess, Anda bisa mulai melakukan redirect halaman-halaman di website Anda. Berikut langkah redirect yang bisa Anda lakukan:

1. Redirect dari www ke non www

Silahkan tambahkan baris perintah berikut pada .htaccess Anda.

RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www\.namadomainmu\.com$RewriteRule ^/?$ “http\:\/\/namadomainmu\.com\/” [R=301,L]

 

2. Redirect dari non www ke www

Silahkan tambahkan baris perintah berikut pada .htaccess Anda.

RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www.namadomainmu.com$ [NC]RewriteRule ^(.*)$ http://www.namadomainmu.com/$1 [L,R=301]

 

Perintah tersebut disalin dan ditempelkan ke file .htaccess seperti di bawah, baik untuk www ke non www maupun non www ke www.

 

3. Redirect dari halaman A ke halaman B

Anda juga dapat melakukan redirect dari satu halaman ke halaman lain. Misalnya, Anda memiliki URL https://www.websiteanda.com/judul-artikel-satu. Kemudian Anda ingin mengarahkan pengunjung halaman tersebut ke halaman lain, misalnya https://www.websiteanda.com/judul-artikel-dua. Anda bisa melakukan redirect dengan perintah ini:

RedirectMatch 301 /blog/(.*) https://www.websiteanda.com/$1

 

4. Redirect 301

Perbedaan utama antara Redirect dan RedirectMatch adalah Redirect hanya menggunakan pola tunggal artinya akan meredirect seluruh url, sedangkan RedirectMatch melakukan redirect sesuai pola yang ditentukan. Melalui file .htaccess, Anda juga bisa melakukan redirect 301 atau redirect permanen dari suatu domain ke domain lain. Redirect 301 akan memberi tahu pengunjung dan mesin pencari bahwa sebuah halaman telah dipindahkan/diarahkan ke halaman lain di domain yang berbeda.

Anda bisa memulainya dengan menggunakan baris perintah berikut:

RewriteCond %{HTTP_HOST} ^domainlama.com [NC,OR]RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www.domainlama.com [NC]RewriteRule ^(.*)$ http://domainbaru.com/$1 [L,R=301,NC]

 

Tempatkan perintah tersebut seperti format di bawah ini:

Dengan empat metode .htaccess redirect di atas, kami harap Anda bisa mengarahkan URL yang mengalami broken link atau link tidak terpakai ke halaman yang benar. Jika masih ada pertanyaan jangan sungkan untuk meninggalkan di kolom komentar.

5/5 - (10 votes)
Fitri Ulfa

Recent Posts

Debian Linux: Pengertian, Versi, Kegunaan, dan Alasan Banyak Digunakan Server

Sistem operasi Linux merupakan salah satu fondasi utama dalam dunia teknologi modern. Berbeda dengan sistem…

2 hours ago

Cara Mudah Mengganti Favicon di Sitebuilder untuk Meningkatkan Branding Website

Saat Anda membuka sebuah website, pasti sering melihat ikon kecil yang muncul di tab browser.…

5 hours ago

Yahoo Masih Ada Gak Sih? Fakta Keberadaan Yahoo di Era Digital Sekarang

Bagi pengguna internet era awal 2000-an, nama Yahoo tentu bukan hal asing. Di masa ketika…

6 hours ago

Cara Mengirim Email SMTP di Laravel dengan PHPMailer (Tutorial Lengkap & Mudah)

Pengiriman email merupakan fitur penting dalam sebuah aplikasi web, seperti untuk verifikasi akun, notifikasi, hingga…

7 hours ago

Apa Itu XSS? Cara Kerja, Dampak, dan Cara Mencegahnya pada Website

Di era digital modern, website tidak lagi hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi…

7 hours ago

Apa Itu Website Maintenance? Pentingnya Perawatan Website di Era Digital

Perkembangan website di era digital mengalami peningkatan yang sangat pesat. Saat ini, website tidak hanya…

1 day ago