(0275) 2974 127
Jika Anda ingin membuat website atau aplikasi di server lokal, pasti Anda akan sering mendengar istilah phpMyAdmin. Artikel ini akan menjelaskan cara menggunakan phpMyAdmin XAMPP untuk pemula.
Sebuah website yang aktif membutuhkan database untuk menyimpan informasi atau data yang diperlukan. Database adalah kumpulan data yang saling terhubung dan penting untuk mengakses website atau aplikasi. Sebelum website atau aplikasi dirilis, biasanya para pengembang web menggunakan server lokal atau localhost untuk memeriksa tampilannya terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan localhost PhpMyAdmin.
MyAdmin, atau disebut juga localhost XAMPP, agar lebih mudah mengelola database di server.
Untuk dapat mengakses database di localhost phpMyAdmin sangat mudah dilakukan. Anda tinggal mengetikkan localhost/phpmyadmin di alamat pencarian browser. Namun, terlebih dahulu Anda pastikan apakah di komputer Anda sudah terdapat aplikasi XAMPP. Jika belum tenang saja. Anda bisa menginstallnya terlebih dahulu dengan mengikuti arahan berikut ini.
Berikut ini adalah langkah panduan untuk Anda yang ingin membuat nama database:
Jika Anda sudah punya file database, Anda bisa mengunggah file tersebut ke localhost XAMPP melalui opsi Import. Format file yang bisa diimport ke phpMyAdmin adalah .sql, gzip, bzip, atau zip, dengan batas ukuran hingga 40 MB.
Jika Anda ingin mengunggah file dengan ukuran lebih besar, Anda bisa melakukan import database melalui cmd (Command Prompt).
Selain fitur impor, terdapat juga fitur ekspor. Fitur ekspor ini bisa digunakan jika Anda ingin membuat salinan cadangan database atau memindahkan database ke server lain.
Untuk melakukan ekspor, silakan klik nama databasenya, lalu tekan tombol ekspor. Setelah itu, Anda akan melihat pilihan format ekspor yang tersedia. Beberapa format yang mendukung antara lain CSV, SQL, PDF, Microsoft Excel, Microsoft Word, dan lainnya.
Setelah berhasil memasang, mengakses phpMyAdmin, dan membuat database, Anda juga perlu memahami beberapa fitur lain di phpMyAdmin serta cara menggunakannya, yaitu sebagai berikut:
1.SQL
Di bagian SQL, Anda bisa menuliskan perintah SQL untuk membuat tabel, hingga melakukan perintah select. Jika ingin belajar lebih lanjut tentang perintah MySQL, Anda bisa mengakses situs web w3school.
2.Structure
Menu Structure berguna untuk membantu Anda membuat tabel melalui antarmuka. Dengan menu ini, Anda dapat mengatur jenis kolom, panjang kolom, dan hal-hal lainnya dengan mudah.
3.Search
Menu Search bisa digunakan untuk mencari data di dalam database.Anda bisa memanfaatkan beberapa kombinasi kondisi agar bisa menemukan data yang dicari secara lebih spesifik.
PhpMyAdmin adalah salah satu aplikasi yang digunakan untuk mengelola database. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang mudah digunakan, sehingga memudahkan Anda dalam mengelola database secara efisien. Di hosting yang menggunakan cPanel, phpMyAdmin bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk mengelola database. Jika Anda sudah terbiasa menggunakan localhost, maka tidak akan membutuhkan waktu lama untuk memahami dan menggunakannya.
Setelah mengetahui berbagai rekomendasi aplikasi membaca novel, langkah berikutnya adalah menentukan platform yang paling sesuai…
Setelah mengetahui cara kerja dan hal yang perlu diperhatikan dalam memilih aplikasi membaca novel, sekarang…
High Performance Computing (HPC) adalah pendekatan komputasi yang menggabungkan sumber daya komputasi seperti CPU, GPU,…
Password spraying adalah salah satu jenis serangan siber yang menargetkan banyak akun menggunakan satu atau…
Membaca novel kini tidak harus selalu menggunakan buku fisik. Perkembangan buku digital dan aplikasi membaca…
Bagi pengguna Linux, mengedit file konfigurasi merupakan aktivitas yang cukup sering dilakukan, terutama ketika mengelola…