(0275) 2974 127
Data dalam internet sebenarnya rentan sekali dengan pencurian. Data yang dicuri karena lemahnya kesadaran pengguna akan keamanan mungkin data tersebut bernilai jual tidak seberapa, namun dapat dimanfaatkan dengan banyak cara. Data-data yang dicuri merupakan data yang bersifat pribadi dan sensitive, seperti data diri, password, data bank, kartu kredit, dan informasi lainnya.
Berikut ini langkah-langkah keamanan untuk menghindari risiko pencurian data, antara lain:
1. Sebelum klik apa pun, pastikan terlebih dahulu apakah alamat tautan dan email pengirim adalah asli, hal ini untuk menjaga tetap aman dari phishing. Solusi keamanan yang kuat juga akan memberi peringatan jika anda mencoba mengunjungi halaman web phishing.
2. Harus teliti saat ingin mengakses sebuah situs, perhatiakan hal berikut ini:
3. Jangan menggunakan password yang sama untuk beberapa situs web atau layanan. Gunakan password yang kuat, yang terdiri ari angka, huruf, dan karakter.
4. Anda harus mngetahui siapa saja yang memiliki data pribadi anda. Untuk mengetahuinya anda dapat menggunakan layanan seperti “me” yang akan secara otomatis mencari data pengguna di sejumlah sumber besar.
Kehilangan file penting di hosting bisa menjadi masalah besar, terutama jika file tersebut berisi konfigurasi…
TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, termasuk di Indonesia.…
Bing Webmaster Tools adalah salah satu alat penting yang dapat membantu pemilik website memahami bagaimana…
Pernahkan Anda mendengar istilah prefix database? Sederhananya, prefix database adalah sebuah kata yang ditambahkan dan…
Saat mengelola sebuah website, baik sebagai pemilik bisnis, webmaster, ataupun developer, Anda pasti pernah menemukan…
Email deliverability merupakan fitur dalam cPanel yang berfungsi untuk menganalisis pengiriman email yang keluar. Dalam…