Perkembangan teknologi berdampak pada suatu penyimpanan data atau file yang menjadikannya lebih cepat dan efektif.

Hal Ini ditandai dengan adanya NVMe untuk mengatasi  kecepatan yang sangat tinggi dari SSD yang ada saat ini. NVMe juga memanfaatkan jalur PCIe untuk menghubungkan SSD ke dalam sistem

Apa itu NVMe?

NVMe atau Non-Volatile Memory Express merupakan sebuah interface baru yang menghubungkan hard drive melalui port PCI Express. Selain itu, juga merupakan pengembangan dari standar AHCI yang dipakai SSD sebelumnya.

Menurut Intel Indonesia, NVMe seperti sebuah kartu grafis, sebagai teknologi terbaru di dunia storage yang menggunakan utilitas PCIe 3.0.

NVMe menggunakan port PCI express yang memiliki bandwidth mencaai 4 gbps, sehingga mampu mendukung SSD tercepat sekalipun. Sebagai contoh, SSD Samsung 960 Pro M.2 NVMe memiliki kecepatan baca 3.500 MBps , dimana kecepatan tersebut masih dibawah maksimal PCI e 3.0. Jika dibandingkan dengan SSD SATA, kecepatan baca hanya mencapai 560 MBps dan kecepatan tulis berkisar hanya 210 MBps. Dapat dilihat bahwa NVMe 6 kali lebih cepat dari SATA.

Perbedaan SSD NVMe dengan SSD biasa

Berikut tabel perbedaan SSD NVMe dengan SSD biasa

Dapat dilihat perbedaan yang  jelas terlihat  pada jumlah maksimum antrian perintah berupa data yang mampu diterima dan dijalankan oleh NVMe. Pada 1 antrian SSD biasa hanya mampu 64 ribu antrian yang menandakan adanya 64 ribu perintah per antriannya. Hal ini menandakan bahwa NVMe lebih mampu menangani puluhan ribu antrian secara bersamaan.