HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Apa itu RESTful API? Pengertian, Cara Kerja, beserta Sejarah Terciptanya!

Secara terminologi, RESTful berasal dari dua kata, yaitu REST dan API. Nah, RESTful API adalah keadaan dimana API telah memenuhi standar yang ditentukan oleh gaya arsitektur REST. Bagi para developer, API semacam ini sangat berguna untuk mengembangkan aplikasi berbasis cloud.

Lantas, sebenarnya apa itu RESTfull API? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apa itu API?

Sebelum kita bahas mengenai RESTful API, alangkah baiknya Anda pahami dulu apa itu API.

API (Application Programming Interface) adalah serangkaian standar dan protokol yang mengintegrasikan user dengan aplikasi sehingga pengguna dapat mengakses dan menggunakan fungsi software aplikasi tersebut.

API berfungsi sebagai mediator atau komunikator antara pengguna dan sistem. Maka dari itu, API mempunyai peran sangat penting untuk mempermudah akses dan pengembangan aplikasi di internet.

Apa itu REST dan RESTful API?

REST (Representional State Transfer) merupakan salah satu tipe arsitektur software. REST adalah batasan-batasan yang harus Anda ikuti saat mengembangkan aplikasi di internet.

RESTful API, yaitu keadaan dimana suatu API mampu memenuhi ketentuan dan batasan yang ditetapkan oleh gaya arsitektur REST. Hal ini ditujukan untuk menstandarkan proses komunikasi antar berbagai platfrom dan menjadikannya lebih fleksibel. Dengan begini, aplikasi yang dikembangkan dapat memiliki antarmuka yang tersusun rapi, serta prosedur yang terstandardisasi dan mudah direpresentasikan. Hal ini dapat mempermudah komunikasi antara pengguna dan perangkat.

Berikut ini batasan-batasan arsitekturnya:

  • Arsitektur Client Server

Arsitektur client server adalah arsitektur yang didasarkan pada klien, server, dan resource, di mana permintaan akan dibuat melalui protokol HTTP. Hal ini menunjukkan indenpendensi antara klien dan server, dimana perubahan yang dilakukan oleh user pada aplikasi tidak akan memengaruhi server dan struktur datanya. Sama halnya dengan perubahan yang dilakukan oleh developer ke database, aplikasi seharusnya tidak langsung berdampak pada perangkat penggunanya.

  • Komunikasi Stateles

Yang dimaksud dengan komunikasi stateles, yaitu keadaan dimana komunikasi antara klien dan server tidak boleh menyimpan informasi apapun di antara setiap permintaan. Permintaan ini berisi semua data yang harus langsung dipenuhi dan tidak tergantung pada infomasi yang sudah disimpan di sesi atau halaman lain.

  • Cache

REST API harus dirancang agar dapat menyimpan data dalam cache. Ketika informasi disimpan dalam cache, permintaan dan respons klien dan server akan dioptimalkan.

  • Interface yang Seragam

Interface yang seragam memungkinkan pengembangan aplikasi dilakukan secara independen antara pengguna dan server. REST API harus berisi interface yang seragam karena menyediakan komunikasi terstandar antara pengguna dan software yang menyediakan API. Salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk mengembangkan interface yang seragam, yaitu manipulasi resource melalui representasi, seperti JSON atau XML.

  • Sistem Lapisan

Setiap lapisan sistem memiliki funsinya masing-masing, itu artinya setiap lapisan bertanggung jawab atas berbagai langkah yang ada dalam proses permintaan pengguna dan respons server. Sistem lapisan ini disusun secara hierarkis dan berintegrasi satu sama lain meski terpisah.

Cara Kerja RESTful API

RESTful API bekerja dengan cara memanipulasi resource dan representasi. Jadi, ketika pengguna akan menggunakan fungsi suatu aplikasi, perangkat akan megirimkan permintaannya melalui HTTP ke server. Lalu, server akan mencari resource dan mengkomunikasikan representasi state sebagai respons kepada pengguna melalui protokol yang sama.

Misalnya, RESTful API mengirimkan permintaan ke server melalui HTTP untuk menghapus pengguna bernama “Dinna” dari daftar pengguna. Maka, permintaan yang dikirim akan seperti ini:

DELETE http://www.websitesaya.co.id/pengguna/dinna

Sejarah Awal Sistem REST

Pada tahun 2000, arsitektur sistem REST diciptakan oleh Roy Fielding. Sebelumnya beliau sempat bekerja di bidang pembuatan protokol HTTP dan URI (Uniform Resource Identifier), yaitu serangkaian elemen yang mengindentifikasi resource dalam aplikasi web.

Bermula dari keinginannya untuk menstandarkan serta mengelola protokol komunikasi dan pengembangan di internet, Roy Fielding bergabung dengan tim ahli untuk mengembangkan karakteristik REST selama 6 tahun. Penelitian ini kemudan beliau jabarkan dalam tesis PhD miliknya dan menjadi awal mula terbentuknya sistem REST.

Itulah pembahasan singkat tentang RESTful API. Semoga bermanfat!

5/5 - (1 vote)
Dwi H

Recent Posts

Apa Itu ERP? Pengertian, Sejarah, Fungsi, dan Komponennya

Apa Itu ERP? ERP adalah singkatan dari Enterprise Resource Planning, yaitu sistem perangkat lunak manajemen…

13 hours ago

Cara Memilih Software yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Banyaknya pilihan software memberikan keuntungan bagi pengguna karena tersedia berbagai solusi untuk kebutuhan yang berbeda.…

15 hours ago

Memahami Keyword Cannibalization: Dampak dan Solusinya untuk SEO

Dalam strategi Search Engine Optimization (SEO), memiliki banyak konten di dalam website memang dapat membantu…

17 hours ago

Apa Itu Context Window dalam AI? Pengertian dan Cara Kerjanya

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan Large Language Model (LLM) membuat istilah context window semakin sering…

19 hours ago

Contoh Software Berdasarkan Kebutuhan Pengguna

Setelah mengetahui jenis software berdasarkan fungsi dan lisensinya, pembahasan berikutnya adalah memahami contoh software berdasarkan…

3 days ago

Jenis Software Berdasarkan Lisensi dan Contohnya

Selain dibedakan berdasarkan fungsi, software juga dapat dibahas berdasarkan lisensi, hak penggunaan, dan cara distribusinya.…

3 days ago