(0275) 2974 127
Dalam membangun website atau landing page menggunakan FunnelsPro, salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah mengarahkan domain agar terhubung dengan funnel yang dibuat. Proses ini umumnya dilakukan melalui Clientzone dari penyedia layanan domain atau hosting.
Dengan pengaturan yang tepat, domain akan terhubung secara optimal ke FunnelsPro dan siap digunakan untuk keperluan bisnis, pemasaran, maupun promosi online. Artikel ini akan membahas secara lengkap cara mengarahkan domain ke FunnelsPro melalui Clientzone, mulai dari pengertian, persiapan, hingga langkah-langkah konfigurasi secara detail.
FunnelsPro adalah platform pembuat sales funnel dan landing page yang dirancang untuk membantu meningkatkan konversi pemasaran online. Dengan FunnelsPro, pengguna dapat membuat halaman promosi, formulir lead, halaman penjualan, dan berbagai funnel marketing tanpa harus memiliki kemampuan coding. FunnelsPro biasanya digunakan oleh pebisnis online, marketer digital, dan pemilik brand untuk mengarahkan traffic ke halaman yang terstruktur dan efektif.
Clientzone adalah area dashboard pelanggan yang disediakan oleh penyedia layanan domain atau hosting. Melalui Clientzone, pengguna dapat mengelola berbagai kebutuhan teknis seperti:
Untuk mengarahkan domain ke FunnelsPro, pengaturan DNS di Clientzone menjadi bagian paling penting.
Sebelum memulai proses pengaturan, pastikan beberapa hal berikut sudah siap:
Persiapan ini akan mempermudah proses konfigurasi dan menghindari kesalahan.
Berikut langkah-langkah umum yang bisa diterapkan pada sebagian besar Clientzone penyedia domain.
1. Login ke Clientzone
Langkah pertama adalah masuk ke Clientzone menggunakan akun Anda. Setelah berhasil login, cari menu Domain atau Manajemen Domain untuk melihat daftar domain yang Anda miliki.
2. Pilih Domain yang Akan Dikonfigurasi
Klik domain yang ingin diarahkan ke FunnelsPro. Biasanya akan tersedia menu pengaturan seperti DNS Management, DNS Zone, atau Kelola DNS.
3. Masuk ke Pengaturan DNS
Di halaman DNS, Anda akan melihat beberapa record seperti A Record, CNAME, MX, dan TXT. Fokus utama untuk integrasi FunnelsPro adalah A Record atau CNAME Record, tergantung instruksi dari FunnelsPro.
4. Menambahkan atau Mengubah DNS Record
Opsi 1: Menggunakan A Record
Jika FunnelsPro menyediakan IP Address:
@ atau subdomain (misalnya www)Simpan perubahan setelah selesai.
Opsi 2: Menggunakan CNAME Record
Jika FunnelsPro menggunakan target domain:
www atau subdomain yang diinginkanPastikan tidak ada record ganda yang konflik.
5. Simpan dan Tunggu Propagasi DNS
Setelah menyimpan pengaturan DNS, proses propagasi DNS biasanya membutuhkan waktu 1–24 jam, dan dalam beberapa kasus hingga 48 jam. Selama waktu ini, domain mungkin belum bisa diakses sepenuhnya.
Setelah DNS diarahkan, langkah selanjutnya adalah menambahkan domain di dashboard FunnelsPro:
FunnelsPro biasanya akan memverifikasi DNS secara otomatis.
Agar website aman dan terpercaya, pastikan SSL aktif:
SSL membantu meningkatkan kepercayaan pengguna dan performa SEO.
Beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:
1. Domain Tidak Bisa Diakses
Biasanya disebabkan oleh DNS belum sepenuhnya terpropagasi. Solusinya adalah menunggu beberapa jam dan melakukan pengecekan ulang.
2. Error SSL
Pastikan DNS sudah aktif sepenuhnya sebelum mengaktifkan SSL di FunnelsPro.
3. Halaman Tidak Sesuai Funnel
Periksa kembali pengaturan domain di dashboard FunnelsPro dan pastikan sudah terhubung ke funnel yang benar.
Mengarahkan domain ke FunnelsPro melalui Clientzone merupakan langkah penting agar funnel marketing dapat diakses menggunakan domain sendiri yang profesional. Dengan pengaturan DNS yang tepat dan verifikasi di dashboard FunnelsPro, domain akan terhubung dengan lancar dan siap digunakan.
Proses ini relatif mudah dilakukan asalkan mengikuti langkah-langkah dengan benar dan sabar menunggu propagasi DNS. Dengan domain sendiri, funnel yang dibuat akan terlihat lebih kredibel dan berpotensi meningkatkan konversi.
Di era komunikasi serba instan, banyak pengguna ingin tetap aktif membalas pesan tanpa harus terlihat…
Bayangkan bangun pagi dan mendapati notifikasi transaksi bertubi-tubi di ponsel. Saat membuka aplikasi mobile banking,…
IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah versi terbaru dari protokol internet yang dirancang untuk menggantikan…
Dalam pengelolaan website, khususnya berbasis WordPress, Anda mungkin pernah mendengar istilah XML-RPC. Fitur ini sering…
Dalam dunia komputer dan teknologi informasi, istilah input merupakan salah satu konsep dasar yang sangat…
Dalam dunia komputer, istilah ekstensi file sangat sering digunakan. Setiap file yang tersimpan di komputer…