(0275) 2974 127
Keamanan website adalah hal yang sangat penting, terutama jika Anda menggunakan hosting berbasis cPanel. Salah satu ancaman terbesar bagi website adalah malware, yaitu file berbahaya yang dapat merusak sistem, mencuri data, atau bahkan membuat website masuk daftar blacklist Google.
Untungnya, cPanel menyediakan fitur Virus Scanner yang dapat digunakan untuk memindai file website secara langsung dari hosting. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan detail cara melakukan scan malware pada file website melalui Virus Scanner di cPanel.
Virus Scanner adalah fitur bawaan di cPanel yang berfungsi untuk:
Mendeteksi file berbahaya (malware, virus, trojan, shell backdoor)
Memindai file di folder website
Mengidentifikasi script mencurigakan
Membantu menjaga keamanan hosting
Fitur ini biasanya menggunakan engine seperti ClamAV (tergantung penyedia hosting).
Beberapa alasan penting melakukan scan malware:
Website tiba-tiba redirect ke situs asing
Muncul iklan pop-up tidak dikenal
Website masuk blacklist Google
Terdapat file asing di folder public_html
Akun hosting terasa lebih lambat
Scan rutin membantu mendeteksi ancaman sejak dini sebelum merusak website lebih parah.
Sebelum memulai proses scan, lakukan beberapa langkah berikut:
Pastikan Anda memiliki akses login cPanel.
Backup website terlebih dahulu (untuk jaga-jaga).
Tutup akses publik jika website sudah terinfeksi parah.
Berikut panduan lengkapnya:
1. Login ke cPanel
Buka domain Anda diikuti /cpanel
Contoh: namadomain.com/cpanel
Masukkan username dan password hosting.
Scroll ke bagian Advanced atau Security, lalu klik Virus Scanner.
3. Pilih Lokasi yang Akan Dipindai
Biasanya terdapat beberapa opsi:
Scan Entire Home Directory
Scan Public Web Space (public_html)
Scan Public FTP Space
Scan Mail
Scan Entire Server (jika tersedia)
Untuk website, pilih: Scan Public Web Space (public_html)
4. Klik Tombol Scan Now
Setelah memilih direktori, klik Scan Now dan tunggu proses selesai.
Waktu scan tergantung pada:
Jumlah file
Ukuran website
Performa server hosting
5. Cek Hasil Scan
Jika ditemukan file mencurigakan, sistem akan menampilkan:
Nama file
Lokasi file
Jenis ancaman
Opsi tindakan (delete, quarantine, ignore)
Contoh hasil scan biasanya menampilkan file seperti:
wp-config.php.suspected
shell.php
inject.js
Berikut langkah yang disarankan:
1. Jangan Panik
Tidak semua file yang terdeteksi adalah ancaman serius. Beberapa bisa false positive.
2. Periksa File Secara Manual
Gunakan File Manager di cPanel untuk membuka file tersebut dan periksa isinya.
3. Hapus File Mencurigakan
Jika benar-benar malware (contoh: file shell tidak dikenal), segera hapus.
4. Ganti Password
Ubah password:
cPanel
FTP
Database
Admin CMS (WordPress, dll)
5. Update CMS dan Plugin
Jika menggunakan CMS seperti WordPress, pastikan semua plugin dan theme diperbarui.
Agar website tidak mudah terkena malware:
Gunakan plugin security (jika memakai WordPress)
Nonaktifkan XML-RPC jika tidak digunakan
Gunakan SSL
Aktifkan firewall hosting
Gunakan password yang kuat
Batasi permission file (755 untuk folder, 644 untuk file)
Jika fitur Virus Scanner tidak tersedia, Anda bisa menggunakan:
ImunifyAV (jika disediakan hosting)
Plugin WordPress security scanner
Scan online seperti Sucuri SiteCheck
Manual scan melalui SSH (ClamAV)
Tidak perlu install software tambahan
Bisa langsung dari hosting
Mudah digunakan
Cocok untuk pemula
Tidak selalu mendeteksi malware terbaru
Bergantung pada konfigurasi hosting
Tidak memberikan proteksi real-time
Melakukan scan malware pada file website melalui Virus Scanner di cPanel adalah langkah penting dalam menjaga keamanan website. Prosesnya cukup mudah: login ke cPanel, buka menu Virus Scanner, pilih public_html, lalu jalankan scan.
Melakukan pengecekan secara rutin dapat mencegah kerusakan yang lebih besar dan menjaga reputasi website Anda tetap aman dari blacklist mesin pencari. Jika website Anda sering mengalami masalah keamanan, pertimbangkan untuk menggunakan layanan hosting dengan proteksi tambahan seperti Imunify360 atau firewall aktif.
Dalam dunia jaringan komputer, pemilihan topologi sangat menentukan performa, stabilitas, dan kemudahan pengelolaan sistem. Salah…
Dalam pengelolaan website berbasis WordPress, kustomisasi tampilan merupakan hal yang sangat umum dilakukan. Namun, banyak…
Ancaman siber terhadap pengguna macOS kembali menunjukkan tren peningkatan. Selama bertahun-tahun, perangkat Mac kerap dipandang…
Awal 2026 menjadi momen yang cukup mengejutkan bagi para gamer global. Konsol game genggam populer…
Apa Itu Django? Django adalah framework web berbasis bahasa pemrograman Python yang dirancang untuk membangun…
Dalam dunia bisnis dan layanan digital seperti hosting dan domain, invoice merupakan dokumen penting yang…