HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Cara Scan Malware Website Melalui Virus Scanner di cPanel dengan Mudah dan Aman

Keamanan website adalah hal yang sangat penting, terutama jika Anda menggunakan hosting berbasis cPanel. Salah satu ancaman terbesar bagi website adalah malware, yaitu file berbahaya yang dapat merusak sistem, mencuri data, atau bahkan membuat website masuk daftar blacklist Google.

Untungnya, cPanel menyediakan fitur Virus Scanner yang dapat digunakan untuk memindai file website secara langsung dari hosting. Artikel ini akan membahas secara lengkap dan detail cara melakukan scan malware pada file website melalui Virus Scanner di cPanel.

Apa Itu Virus Scanner di cPanel?

Virus Scanner adalah fitur bawaan di cPanel yang berfungsi untuk:

  • Mendeteksi file berbahaya (malware, virus, trojan, shell backdoor)

  • Memindai file di folder website

  • Mengidentifikasi script mencurigakan

  • Membantu menjaga keamanan hosting

Fitur ini biasanya menggunakan engine seperti ClamAV (tergantung penyedia hosting).

Mengapa Perlu Scan Malware Secara Berkala?

Beberapa alasan penting melakukan scan malware:

  • Website tiba-tiba redirect ke situs asing

  • Muncul iklan pop-up tidak dikenal

  • Website masuk blacklist Google

  • Terdapat file asing di folder public_html

  • Akun hosting terasa lebih lambat

Scan rutin membantu mendeteksi ancaman sejak dini sebelum merusak website lebih parah.

Persiapan Sebelum Melakukan Scan

Sebelum memulai proses scan, lakukan beberapa langkah berikut:

  1. Pastikan Anda memiliki akses login cPanel.

  2. Backup website terlebih dahulu (untuk jaga-jaga).

  3. Tutup akses publik jika website sudah terinfeksi parah.

Langkah-Langkah Scan Malware di cPanel

Berikut panduan lengkapnya:

1. Login ke cPanel

  • Buka domain Anda diikuti /cpanel
    Contoh: namadomain.com/cpanel

  • Masukkan username dan password hosting.

2. Masuk ke Menu Virus Scanner

Scroll ke bagian Advanced atau Security, lalu klik Virus Scanner.

3. Pilih Lokasi yang Akan Dipindai

Biasanya terdapat beberapa opsi:

  • Scan Entire Home Directory

  • Scan Public Web Space (public_html)

  • Scan Public FTP Space

  • Scan Mail

  • Scan Entire Server (jika tersedia)

Untuk website, pilih: Scan Public Web Space (public_html)

4. Klik Tombol Scan Now

Setelah memilih direktori, klik Scan Now dan tunggu proses selesai.

Waktu scan tergantung pada:

  • Jumlah file

  • Ukuran website

  • Performa server hosting

5. Cek Hasil Scan

Jika ditemukan file mencurigakan, sistem akan menampilkan:

  • Nama file

  • Lokasi file

  • Jenis ancaman

  • Opsi tindakan (delete, quarantine, ignore)

Contoh hasil scan biasanya menampilkan file seperti:

  • wp-config.php.suspected

  • shell.php

  • inject.js

Apa yang Harus Dilakukan Jika Malware Ditemukan?

Berikut langkah yang disarankan:

1. Jangan Panik

Tidak semua file yang terdeteksi adalah ancaman serius. Beberapa bisa false positive.

2. Periksa File Secara Manual

Gunakan File Manager di cPanel untuk membuka file tersebut dan periksa isinya.

3. Hapus File Mencurigakan

Jika benar-benar malware (contoh: file shell tidak dikenal), segera hapus.

4. Ganti Password

Ubah password:

  • cPanel

  • FTP

  • Database

  • Admin CMS (WordPress, dll)

5. Update CMS dan Plugin

Jika menggunakan CMS seperti WordPress, pastikan semua plugin dan theme diperbarui.

Tips Tambahan Mengamankan Website

Agar website tidak mudah terkena malware:

  • Gunakan plugin security (jika memakai WordPress)

  • Nonaktifkan XML-RPC jika tidak digunakan

  • Gunakan SSL

  • Aktifkan firewall hosting

  • Gunakan password yang kuat

  • Batasi permission file (755 untuk folder, 644 untuk file)

Alternatif Scan Selain Virus Scanner cPanel

Jika fitur Virus Scanner tidak tersedia, Anda bisa menggunakan:

  • ImunifyAV (jika disediakan hosting)

  • Plugin WordPress security scanner

  • Scan online seperti Sucuri SiteCheck

  • Manual scan melalui SSH (ClamAV)

Kelebihan Scan Melalui cPanel

  • Tidak perlu install software tambahan

  • Bisa langsung dari hosting

  • Mudah digunakan

  • Cocok untuk pemula

Kekurangan Virus Scanner cPanel

  • Tidak selalu mendeteksi malware terbaru

  • Bergantung pada konfigurasi hosting

  • Tidak memberikan proteksi real-time

Kesimpulan

Melakukan scan malware pada file website melalui Virus Scanner di cPanel adalah langkah penting dalam menjaga keamanan website. Prosesnya cukup mudah: login ke cPanel, buka menu Virus Scanner, pilih public_html, lalu jalankan scan.

Melakukan pengecekan secara rutin dapat mencegah kerusakan yang lebih besar dan menjaga reputasi website Anda tetap aman dari blacklist mesin pencari. Jika website Anda sering mengalami masalah keamanan, pertimbangkan untuk menggunakan layanan hosting dengan proteksi tambahan seperti Imunify360 atau firewall aktif.

5/5 - (1 vote)
Fitri Ana

Recent Posts

Bit vs Byte: Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghitung

Dalam dunia komputer dan teknologi digital, istilah bit dan byte sering digunakan untuk menunjukkan ukuran…

13 hours ago

Network Bridge: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Perbedaannya dalam Jaringan

Dalam dunia jaringan komputer, koneksi antar perangkat menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan komunikasi…

15 hours ago

Kenapa Iklan Terus Muncul Setelah Cari Produk? Ini Penjelasannya

Pernahkah Anda mencari sepatu, gadget, atau tiket perjalanan di internet, lalu beberapa menit kemudian iklan…

17 hours ago

Google Drive Penuh Padahal File Sedikit? Ini 5 Penyebab Utamanya

Banyak pengguna merasa bingung ketika Google Drive tiba-tiba menunjukkan notifikasi penyimpanan penuh, padahal jumlah file…

19 hours ago

Mengenal Security Information and Event Management (SIEM)

Di era digital modern, ancaman keamanan siber semakin meningkat dan menjadi tantangan besar bagi perusahaan…

19 hours ago

Mengenal Hello, World! dan Fungsinya dalam Belajar Coding

“Hello, World!” merupakan salah satu istilah penting dalam bahasa pemograman dan hal paling dasar yang…

3 days ago