HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Kamu Perlu Tahu! Ini Dia Jenis-jenis Latency!

Latency adalah waktu yang diperlukan untuk mengirimkan data dari titik awal pengiriman hingga tujuan akhirnya dalam sebuah sistem komputer, berdasarkan Round-Trip Time (RTT). Latency berfungsi untuk mengukur keterlambatan data yang dikirim dari awal hingga selesai. Oleh karena itu, latency merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kecepatan pengiriman data melalui internet.

Latency rendah diyakini dapat mempengaruhi User Experience secara positif (UX positif). Idealnya, latency akan sedekat mungkin dengan nol. Di sisi lain, latency tinggi diartikan sebagai UX negatif.

Latensi jaringan yang tinggi dapat meningkatkan waktu muat halaman web secara signifikan, mengganggu streaming video dan audio, dan bahkan membuat aplikasi tidak dapat digunakan. Bahkan peningkatan latensi yang relatif kecil pun dapat berdampak negatif pada UX. Tinggi atau rendahnya latensi biasanya dipengaruhi oleh penggunaan dan pemilihan aplikasi yang digunakan pada komputer.

Jenis Latency

Latensi dapat dikategorikan berdasarkan besaran milidetik dari kecepatan latency. Hal tersebut dikarenakan, semakin kecil ukuran latency, semakin baik kualitas suatu jaringan.

Berikut ini adalah berbagai jenis latency yang harus kamu ketahui:

  • High speed-Low Network Latency

Jenis latency yang pertama adalah high speed. Latency yang termasuk dalam kategori high speed biasanya mencapai kecepatan kurang dari 10 milidetik (low network latency).

Low network latency merupakan proses loading yang relatif singkat saat kamu sedang mengakses suatu website. Bahkan, saat kamu membuka website tersebut, berbagai jenis konten seperti gambar, audio, dan teks ditampilkan langsung di layar komputer.

  • Medium speed-Medium Network Latency

Berada di posisi medium, jenis latency yang satu ini memiliki kecepatan kurang dari 1000 milidetik dan lebih dari 10 milidetik. Meski proses loadingnya tergolong cepat, namun dalam menampilkan konten di website membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama karena harus dilakukan satu per satu hingga seluruh tampilan selesai dimuat.

  • Low speed-High Network Latency

Jenis latency ini memiliki kecepatan lebih dari 1000 milidetik. Saat kamu mengakses suatu website, mungkin akan terjadi eror sehingga memerlukan waktu yang lebih lama untuk memuat konten dan dapat memicu crashing.

Nah, itulah berbagai jenis latency yang harus kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

5/5 - (1 vote)
Dwi H

Recent Posts

Poster AI dan Minat Beli Produk Kuliner

Penggunaan AI dalam materi promosi makanan tidak selalu berdampak negatif. AI dapat membantu bisnis membuat…

5 hours ago

Poster AI untuk Promosi Kuliner: Tren dan Dampaknya

Perkembangan generative AI mengubah cara bisnis membuat materi pemasaran. Jika sebelumnya bisnis kuliner harus mengandalkan…

7 hours ago

Mengenal Jenkins untuk CI/CD: Fungsi, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Dalam pengembangan software modern, proses membangun, menguji, dan merilis aplikasi dapat melibatkan banyak tahapan yang…

8 hours ago

Content Cluster dalam SEO: Pengertian, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Dalam strategi SEO, membuat banyak artikel tanpa struktur yang jelas belum tentu menghasilkan performa organik…

10 hours ago

Payment Gateway: Keamanan, Regulasi, dan Tips Memilih

Setelah memahami pengertian dan cara kerja payment gateway, hal berikutnya yang perlu diperhatikan adalah keamanan…

1 day ago

Cara Kerja Payment Gateway dan Integrasinya dengan Website

Pada Bagian sebelumnya, kita sudah membahas pengertian, fungsi, metode pembayaran, serta kelebihan dan kekurangan payment…

1 day ago