Personality Sebagai Seorang Founder Startup
- Visi
Seorang pendiri harus merumuskan visi untuk periode yang pendek, menengah, dan panjang. Visi ini perlu kuat dan berorientasi pada masa depan. Pertanyaan yang bisa diajukan adalah bagaimana perusahaan yang akan Anda dirikan akan terlihat dalam dua dekade mendatang? Sebagai pendiri, Anda bertugas untuk meyakinkan orang-orang tentang keberadaan startup Anda, menyebarkannya, dan mendorong mereka untuk berinvestasi dalam visi Anda.
- Komunikasi
Saat ini, para pengusaha memiliki ide brilian yang mampu menyelesaikan berbagai masalah besar, tetapi mereka sering kali menghadapi tantangan dalam berkomunikasi. Mengembangkan keterampilan komunikasi secara konsisten menjadi salah satu solusinya. Ini penting karena sebagai pendiri, Anda akan berinteraksi dengan semua pihak berkepentingan di perusahaan tersebut.
- Ketekunan
Tidak semua orang akan menyukai ide Anda, sependapat dengan Anda, atau peduli terhadap ide yang Anda tawarkan. Anda perlu menyadari bahwa tidak semua orang merupakan target audiens Anda. Jika ada individu diluar target yang memberikan tanggapan negatif terhadap ide Anda, jangan merasakan ofensif atau kehilangan semangat.
Tanyakan pada mereka apa yang membuat mereka tidak menyukai ide tersebut. Hal ini bisa menjadi pelajaran berharga untuk pengembangan diri. Alih-alih mengatakan tidak, cobalah untuk peluang dalam situasi yang ada.
- Energi
Saat Anda telah merumuskan visi dan berusaha untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain, tidak semua orang akan setuju, bahkan ada yang meragukan kelayakan ide tersebut. Dalam situasi semacam ini, Anda memerlukan energi.
Energi ini diperlukan untuk menarik calon konsumen, mitra, investor, co-founder, karyawan, dan semua pihak yang dapat berkolaborasi dalam mewujudkan visi Anda.
- Fokus
Sebagai pendiri, ada banyak tugas yang menanti setiap hari. Anda tidak akan dapat menyelesaikan semuanya, namun semua itu harus dituntaskan. Kunci untuk mencapai kesuksesan dalam sebuah startup terletak pada konsentrasi terhadap satu hal yang paling penting dan dapat memberikan dampak signifikan bagi bisnis Anda.
David Cummings, pendiri Pardot dan Atlanta Tech Village, menyatakan bahwa “Metode tidak begitu penting di awal.” Cummings juga menekankan perlunya pendiri untuk fokus pada pendapatan, berhubungan erat dengan konsumen, serta memahami pasar produk.
- Sabar
Tidak semua orang menyadari siapa Anda dan apa yang Anda lakukan. Apa yang diperlukan adalah perhatian dari audiens target Anda, dan ini memerlukan waktu agar hak tersebut dapat diadopsi. Salah satu rintangan besar untuk mengadopsi hal tersebut adalah mencari solusi bagi masalah ini, dengan kata lain “Kita selalu melakukan ini dengan cara yang sama, perubahan itu sulit dan memerlukan waktu.”
- Keberanian
Founder startup pada umumnya di bulan pertama atau bahkan di tahun pertama harus melakukan banyak pekerjaan seorang diri. Jika Anda tidak menangani tugas tersebut, Anda harus menyadari bahwa tidak ada orang lain yang akan melakukannya. Oleh karena itu, meskipun pekerjaan ini mengandung risiko dan konsekuensi, Anda tetap harus mengambil langkah tersebut demi kelangsungan usaha Anda.
- Kemampuan teknologi
Teknologi adalah aspek yang tidak bisa diabaikan. Sebagai pendiri startup, kemahiran dalam teknologi adalah suatu keharusan. Di zaman sekarang, startup harus bergerak cepat dan lincah, sejalan dengan kemajuan teknologi.
Jadi, Anda perlu menguasai, mempelajari, dan mengembangkan teknologi. Dengan mengembangkan delapan mental tersebut, kita akan dapat menjalin hubungan yang lebih baik dengan pemangku kepentingan, mendapatkan umpan balik positif, serta belajar dengan cepat. Dengan kata lain, kita telah menunjukkan integritas.