HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Upstream Marketing dan Downstream Marketing Strategi yang Cocok untuk Pemasaran

Pernahkan Anda mendengar istilah downstream dan upstream marketing? Yaa, keduanya merupakan rencana yang diterapkan untuk keperluan pemasaran. Meskipun demikian, kedua plan marketing tersebut saling bertolak belakang. Upstream berasal dari bahasa Inggris yang artinya ke hulu, sedangkan Downstream artinya ke hilir. Namun, walaupun keduanya bertolak belakang, keduanya bisa dikombinasikan menjadi rencana pemasaran yang cukup menjadi dasar pembentukan konsep, strategi, dan keputusan bisnis lainnya.

Lantas, apa itu upstream? apa itu downstream marketing? Nah, yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Apa itu Upstream Marketing?

Upstream marketing merupakan rencana marketing jangka panjang yang mengizinkan pelaku pemasaran untuk mengkonsep timeline ke depannya berdasarkan customer segments. Sederhananya, upstream marketing adalah proses untuk merancang dan menyelesaikan permasalahan customer. Sehingga hal ini dapat membantu perusahaan atau bisnis mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh customer.

Dalam upstream marketing, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti identifikasi masalah yang dihadapi customer. Ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan atau produk yang ditawarkan. Maka dari itu, perlu untuk menganalisa pasar dan mengamati semua feedback yang diberikan oleh customer. Apabila responnya negatif, perusahaan seharusnya membuat pembaruan. Dan apabila responnya positif, perusahaan harus tetap menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Selain itu, dengan analisa pasar juga membantu marketer mengetahui waktu yang tepat untuk merilis produk terbaru. Serta, harga yang ditawarkan sudah sesuai dengan kualitas produk apa belum.

Apa itu Downstream Marketing

Downstream marketing bisa disebut dengan strategi pemasaran. Dengan downstream, marketer bisa mengidentifikasi periklanan, branding, promosi, dan berbagai strategi komunikasi untuk menjual produk yangb ditawarkan. Kaitannya dengan upstream marketing, downstream marketing menggunakan informasi yang didapat dari upstream marketing, seperti produk, harga, dan pesaing, untuk memproduksi iklan yang informasi dan menarik.

Upstream Marketing dan Downstream Marketing

Ketika upstream marketing dan downstream marketing dilakukan bersamaan, hasilnya tentu akan menjadi siklus pengembangan produk yang sangat baik. Sebab keduanya dapat membantu membangun dasar fondasi awal pemasaran. Misalnya, dengan upstream marketing, marketer bisa mengenali value dari produk untuk customer. Dan menggunakan downstream marketing untuk membangun dan mengembangkan framework dari keseluruhan strategi marketing.

Dengan upstream marketing dan downstream marketing akan menciptakan pemasaran lebih fokus. Sebab dengan mengidentifikasi segmen customer, melihat dan menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi, serta pesan yang digunakan dapat membuat pemasaran semakin efektif.

Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai upstream dan downstream marketing. Baik upstream dan downstream dalam marketing mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Namun, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memperkenalkan brand ke masyarakat secara luas. Upstream dan downstream dalam marketing ini hanya menjadi bantuan untuk membuat keputusan yang tepat bagi perusahaan. Hasilnya, baik upstream atau downstream, ataupun keduanya,  adalah kamu yang akan menentukan.

Jadilah yang pertama untuk memberi nilai
Dwi H

Recent Posts

Domain Driven Design (DDD): Cara Mengatasi Kompleksitas dalam Software

Dalam pengembangan aplikasi, masalah yang dihadapi developer tidak selalu berkaitan dengan kode atau teknologi. Semakin…

2 days ago

Kenali Terraform: Cara Mengelola Infrastruktur Lebih Cepat dan Konsisten

Mengelola infrastruktur secara manual dapat menjadi semakin rumit ketika jumlah server, jaringan, database, storage, dan…

2 days ago

SAN (Storage Area Network): Solusi Storage untuk Server dengan Kebutuhan Tinggi

Ketika kebutuhan penyimpanan data semakin besar, perusahaan tidak selalu dapat mengandalkan hard disk atau SSD…

2 days ago

CAP Theorem: Konsep Penting yang Menentukan Cara Database Menghadapi Gangguan

Dalam sistem database modern, data sering kali tidak hanya disimpan pada satu server. Untuk meningkatkan…

3 days ago

Kelebihan dan Kekurangan Browser dengan VPN

Browser dengan VPN menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang ingin menambah perlindungan privasi ketika…

3 days ago

Apa Itu OKR? Begini Cara Mengubah Target Bisnis Menjadi Hasil yang Terukur

Dalam bisnis digital, memiliki banyak target belum tentu membuat perusahaan bergerak ke arah yang sama.…

3 days ago