Email dapat menjadi penghubung anda dengan konsumen anda, dan memberikan jalur komunikasi langsung dalam konversi. Berikut ini cara agar user anda bisa melakukan email marketing dan melakukan campaign secara produktif.

1. Membuat Daftar Tujuan Dengan Detail

Dengan daftar tujuan yang terperinci, anda dapat membayangkan hal apa saja yang akan anda sampaikan kepada calon pelanggan melalui email-email tersebut.

2. Kenali Target Market

Anda juga harus mengetahui seperti apa karakteristik orang-orang yang akan anda kirimi email, sehingga anda juga dapat mengetahui kebutuhan apa yang dapat anda penuhi melalui penawaran pada email anda.

3. Ciptakan Persona dari Brand Anda

Anda harus dapat menentukan ciri khas dalam berkomunikasi ala brand anda. Pastikan juga ciri khas ini seragam dan konsisten sehinga brand anda nampak berbeda dibandingkan brand lainnya.

4. Membangun Hubungan

Kirimlah email perusahaan/ bisnis  kepada konsumen yang dilengkapi nama anda. Hal ini dapat menumbuhkan lingkungan personalitas yang dapat menyebabkan konsumen dapat berinteraksi lebih hangat dengan perusahaan.

5. Waktu yang Efektif

Pilih waktu yang efektif untuk mengirim email kepada konsumen sekitar jam 08.00 pagi sampai jam 09.00 malam. Hindari mengirim email di jam-jam istirahat (larut malam), agar tidak menganggu waktu istirahat konsumen. Serta hindari pula waktu di akhir pecan, karena tingkat membuka email jauh lebih rendah.

6. Gunakan Pengujian Split

Anda bisa menggunakan teknik marketing yang populer untuk terus bereksperimen dengan berbagai jenis subjek. Anda bisa gunkaan MailChimp, tools ini dapat memandu anda dengan langkah-langkah pengujian campaign split yang sukses.

7. Batasi Jumlah Email ke Daftar Email

Setelah mengumpulkan alamat email, Anda perlu menanganinya secara bertanggung jawab. Cobalah untuk membatasi ledakkan jumlah email ke daftar email anda dan memilih informasi bagian bawah email.

8. Optimalkan dan Ulangi

Kegiatan optimalisasi bisa dilakukan melalui perubahan frekuensi pengiriman email, jam dan hari pengiriman email, subjek dan isi email, kolom pengirim, call-to-action, dan lain-lain tergantung dengan hasil yang diterima sebelumnya.