Pengertian WWW

WWW ( World Wide Web ) adalah kumpulan sumber daya internet (seperti FTP, telnet, Usenet), teks hyperlink, file audio, dan video, dan situs jarak jauh yang dapat diakses dan dicari oleh browser berdasarkan standar seperti HTTP dan TCP / IP. Pada tahun 1989 web di buat fisikawan Inggris Tim Berners-Lee saat bekerja di Laboratorium Fisika Partikel Eropa.

Disebut denan CERN setelah istilah Prancisnya Conseil Europeen de Reserches Nucleaires di Swiss, sebagai cara yang lebih mudah untuk mengakses internet. Definisi yang lebih luas berasal dari Konsorsium World Wide Web : “World Wide Web adalah semesta informasi yang dapat di akses jaringan, perwujudan pengetahuan manusia.”

Fungsi WWW

1. Web Mail Service

 

Web mail service memungkinkan pengguna untuk mengirim, menerima dan meninjau email dari browser web. Web mail service menawarkan akses lebih mudah dan penyimpanan pesan email untuk pengguna yang tidak terhubung ke internet dari lokasi biasanya.

Web mail service menawarkan lebih banyak fitur dan fungsi yang sama untuk mengelola e-mail sebagai perangkat lunak email dekstop seperti Microsoft Outlook dan Mozila Thunderbird.

Saat masuk Web mail service  cukup memasukkan URL situs webmail web di kolom alamat atau lokasi browser. Kemudian menggunakan akun webmail dengan mengetik nama pengguna serta memasukkan kata sandi.

Baca Juga  Apa itu Webmail? Bagaimana Fungsi dan Manfaatnya?

2. Search Engine

WWW memudahkan Search Engine dalam merangkum website yang ada di dunia karena di dunia ada ratusan juta situs di internet. Search Engine ( mesin pencari ) adalah program yang di rancang untuk memungkinkan pengguna menelusuri informasi atau konten di World Wide Web.

Mesin pencari membantu dalam mengambil informasi yang diinginkan dalam waktu minimun yang memungkinkan memasukkan kata kunci atau frasa dan mengambil daftar item yang cocok dengan kata kunci atau frasa tersebut. Beberapa mesin pencari yang popular adalah Google, Bing, Search dan Yahoo!.

3. Web Hosting

Web hosting adalah layanan yang memungkinkan organisasi dan individu untuk mengisi situs web atau halaman web ke internet. Situs web yang di simpan pada komputer khusus yang disebut server.

Ketika pengguna ingin melihat situs web maka yang perlu di lakukan cukup mengetik alamat situs atau nama domain di browser. Secara langsung komputer akan terhubung ke server dan halaman pemilik web kemudian di kirimkan kepada pengguna melalui browser. Sebagian besar perusahaan hosting mengharuskan memiliki domain untuk di hosting.

Baca Juga  Penggunaan Alexa Rank untuk Alat Analisis Website

Banyak penyedia layanan hosting web menyertakan ekstensi FrontPage®, yang memungkinkan membuat situs web di FrontPage®, dan File Transfer Protocol (FTP), yang memungkinkan untuk memudahkan mengunggah file dari komputer ke layanan web hosting.

4. Portal

Portal adalah lokasi pribadi di internet yang bertindak sebagai titik akses ke informasi yang tersedia di World Wide Web. Beberapa portal populer adalah facebook.com, gmail.com, dan twitter.com.

Cara Redirect non WWW ke WWW

1. Redirect non WWW ke WWW Melalui cPanel

1. Login terlebih dahulu pada akun cPanel hosting, bisa diakses dengan 3 cara berikut:

          – http://namadomain.com/cpanel

          – http://cpanel.namadomain.com/cpanel

          – http://namadomain.com:2082

Pastikan mengingat username dan password login cPanel.

2. Pilih menu “File Manager”, setelah terbuka silahkan klik pada kolom pencarian bagian atas dan tulis “.hteccess”. Tunggu hingga muncul meni htaccess pada website.

3. Buka dan edit, kemudian klik menu Edit pada menu bar diatas.

4. Setelah itu tambahkan script berikut ini :

RewriteEngine On

RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www.example.com

RewriteRule (.*) http://example.com/$1 [R=301,L]

5. Klik “Save” pada pojok atas.

Baca Juga  Cara Memasang Pixel Facebook pada WordPress

2. Redirect Non WWW ke WWW melalui WordPress

1. Masuk ke akun CMS WordPress.

2. Pilih menu Setting lalu pilih menu General.

3. Ubah pada kolom WordPress Address (URL) dan “Site Address (URL).

4. Isi keduanya dengan https:///www.namadomain.com.

5. Klik “Save” dan coba langsung apakah sudah berhasil redirect domain.

3. Redirect Non WWW ke WWW melalui Plugin

1. Login ke dashboard CMS WordPress.

2.  Pilih menu “Plugin” selanjutnya pilih menu “Add New”.

3. Tulis di kolom pencarian “All in One Redirection”. Lalu install.

4. Pilih menu “Contact” akan ada menu baru “Rediection”.

5. Buka menu “Redirection” dan pilih “Redirection Setting”, ada 3 bagian yang perlu Anda rubah, seperti berikut :

    • Host Setting, jika website Anda sudah menggunakan HTTPS silahkan pilih HTTPS.
    • WWW Setting, silahkan pilih pada bagian WWW.
    • Additional Setting, pilih pada “Set the default redirection based on website URL”.

6. Klik “Save”.

0 Shares