HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Cara Mudah Export Import MySQL dengan Command Line

Salah satu komponen penting dalam membuat website adalah database. Database digunakan untuk menyimpan data yang disimpan di website. Contohnya seperti data user, data transaksi, data penjualan, data artikel yang di posting, data customer dan sebagainya. Ada banyak jenis database, salah satunya adalah MySQL. Menurut DB Engines, MySQL menempati urutan kedua setelah Oracle.

Ada dua cara untuk mengekspor dan mengimpor database MySQL, yaitu menggunakan phpMyAdmin dan menggunakan command line.  Panduan ini menjelaskan cara mengekspor dan mengimpor MySQL menggunakan baris perintah.

Tahap Persiapan

Sebelum melanjutkan dengan ekspor dan impor MySQL, Anda harus memahami hal berikut:

  1. Untuk mengekspor dan mengimpor MySQL menggunakan command line, Anda harus memiliki akses ke server melalui SSH. Pastikan untuk memahami cara mengakses server melalui SSH melalui Terminal dan PuTTy.
  2. Pastikan Anda telah membuat akun database MySQL melalui cPanel Hosting.
  3. Pastikan Anda mengetahui user dan password MySQL Anda.

Cara Export MySQL

Sekarang saatnya melakukan export MySQL yang ada di Hosting melalui command line/ konsol. Silahkan akses server via SSH melalui terminal atau PuTTY. Kamu bisa melakukan export MySQL dengan hasil otput berupa file .sql. Adapun perintahnya yaitu:

Selanjutnya, export MySQL ke hosting Anda menggunakan command line/konsol. Akses server melalui SSH melalui terminal atau PuTTY. Anda dapat export output MySQL dalam bentuk file .sql. Perintahnya adalah:

mysqldump -u NAMAUSER -p NAMADATABASE > dbexport.sql

Keterangan:

-u: Nama pengguna database MySQL

-p: Gunakan password

dbexport.sql: File database berhasil diexport

Tulis password database dan tunggu proses export selesai. Ketik ls di terminal untuk melihat file dbexport.sql. Ini adalah database MySQL yang diexport.

Catatan: dbexport.sql bisa diganti dengan nama database yang ingin diexport.

Cara Import MySQL

Nah agar database bisa di olah lagi, maka kamu perlu melakukan import database PostgreSQL. Import database artinya memasukkan database yang telah diexport kedalam database. Adapun cara import MySQL yaitu,

Untuk bekerja dengan database lagi, Anda perlu import database PostgreSQL. Import database berarti memasukkan database yang diekspor ke dalam database. Berikut cara import MySQL:

mysql -u NAMAUSER -p NAMADATABASE < dbexport.sql

Tulis password database dan tunggu hingga proses import selesai.

Keterangan:

-u: Nama pengguna database MySQL

-p: Gunakan password

dbexport.sql: File berhasil diexport

Cara mudah:

Coba perhatikan command > (pada export MySQL) dan command < (pada import MySQL). Command tersebut adalah simbol instruksi Unix.

> adalah STDOUT sedangkan < adalah STDIN.
Jika ingin melakukan export MySQL, silakan tulis > sebelum file export (dbexport.sql)
Jika ingin melakukan import MySQL, silakan tulis < sebelum file export (dbexport.sql)

Kesimpulan

Export dan import MySQL di hosting Anda melalui command line sangatlah mudah. Penting untuk mengetahui nama database, nama pengguna database, dan password database. Jika Anda merasa nyaman menggunakan command line, Anda mungkin ingin mencoba panduan ini.

Namun jika Anda seorang pemula, kami menyarankan untuk export dan import MySQL melalui phpMyAdmin. Karena lebih sederhana dan berbasis GUI. Jadi yang perlu Anda lakukan hanyalah memilih tombol di phpMyAdmin dan klik.

5/5 - (2 votes)
Nabilah Atikah S

Recent Posts

CAP Theorem: Konsep Penting yang Menentukan Cara Database Menghadapi Gangguan

Dalam sistem database modern, data sering kali tidak hanya disimpan pada satu server. Untuk meningkatkan…

14 minutes ago

Kelebihan dan Kekurangan Browser dengan VPN

Browser dengan VPN menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang ingin menambah perlindungan privasi ketika…

23 minutes ago

Apa Itu OKR? Begini Cara Mengubah Target Bisnis Menjadi Hasil yang Terukur

Dalam bisnis digital, memiliki banyak target belum tentu membuat perusahaan bergerak ke arah yang sama.…

2 hours ago

Rekomendasi Browser dengan VPN: Opera, Firefox & Tor

Setelah mengetahui kriteria pemilihan browser dengan VPN, langkah berikutnya adalah melihat beberapa pilihan yang tersedia.…

3 hours ago

Jangan Abaikan Zero-Day Vulnerability, Begini Risiko dan Cara Mengatasinya

Di tengah meningkatnya ancaman siber, zero-day vulnerability menjadi salah satu jenis kerentanan yang perlu mendapat…

6 hours ago

Jangan Salah Pilih Storage! Kenali Block Storage dan Kegunaannya

Dalam sebuah sistem komputer, server, maupun cloud computing, penyimpanan data menjadi salah satu komponen penting…

1 day ago