Backup merupakan suatu kewajiban rutin yang harus anda lakukan untuk menjaga keamanan data website anda. Backup menjadi cara terbaik bagi pemilik perusahaan atau pelaku bisnis dalam mengatasi gangguan virtual. Terdapat banyak hal yang dapat merusak bahkan sampai menghapus file website baik sengaja maupun tidak sehingga menimbulkan kerugian besar. Anda perlu membackup file website anda dengan benar untuk menghindari kerugian besar tersebut. Proses backup dilakukandengan menyimpan salinan file website ke penyimpanan eksternal sehingga dapat dipulihkan  sewaktu-waktu jika terjadi kerusakan atau kehilangan data.

Ada lima alasan mengapa anda pelu melakukan backup file website dikarenakan hal-hal sebagai berikut:

  • Kesalahan Yang Tidak Bisa Dihindari

Sebagai manusia pasti pernah melakukan keselahan, misalnya anda salah mengklik tombol saat bekerja dan tanpa sengaja menghapus file penting pada website. sedangkan penyedia hosting tidak secara otomatis memiliki perlindungan dan backup yang dapat diakses dari website anda. Sebagian besar penyedia akan menawarkan slolusi backup sebaai paket tambahan dan berbayar. Untuk lebih amannya, anda perlu memastikan apakah penyedia web hosting anda juga menawarkan backup atau tidak.

  • Website bisa Kena Hack

Content Management System (CMS) adalah platform open soure (WordPress)yang membuat setiap orang memiliki akses ke sumber kode. Saat WordPress memperbaharui file inti, celah-celah keamanan pada website akan tertutup. Akan tetapi karena bersifat open source, maka para hacker bisa melihat dan menganalisa kemungkinan celah keamanan baru yang dapat terjadi. Para hacker bisa memperbaharui kode dan bot mereka dan menyerang website yang tidak melakukan pembaharuan rutin.

  • Computer Crash

Saat anda melalukan penyimpanan cadangan lokal website ke hard drive komputer bukanlah menjadi solusi yang baik untuk membackup data anda dikarenakan komputer bias mengalami kerusakan setiap saat. Disarankan anda memiliki 3 backup website setiap hari, yaitu anda dapat melakukan backup yang disimpan di hard drive lokal, disimpan di hosting, dan bantuan backup dari penyedia layanan.

  • Pembaruan Bisa Salah

Terkadang memperbaharui file inti dapat menjadikannya rusak, karena saat melakukan pembaharuan ternyata terjadi crash dan sistem menjadi rusak.

  • Malware dan virus

Virus seperti Trojan horse dan jenis file malware seperti serangga kecil tanpa anda sadari menyusup ke sistem dan membuat website anda down. Disarankan anda mengupdate aplikasi pihak ketiga, thems, dan plugin website anda. Dengan memiliki file backup website dapat dipastikan bahwa anda dapat mengembalikan website anda ke keadaan sebelum website anda terkena gangguan malware.

Rate this post