Pernahkan anda membaca artikel yang dilengkapi dengan video menarik? Tahukah anda bagaimana cara membuatnya?

Iya, bagi anda yang belum mengetahui dengan hal tersebut, tidak usah khawatir. Ada banyak istilah teknis yang harus anda ketahui dan pahami dalam mendesain website anda, salah satunya yaitu iFrame. Penggunaan iFrame sangatlah mudah, yaitu dengan memanggil tag iFrame pada html.

Apa itu iFrame?

iFrame merupakan singkatan dari Inline Frame, sebagai komponen elemen HTML untuk menyematkan dokumen, video maupun file lain ke sebuah halaman website. Proses menyematkan file ini disebut embed iFrame.

Pada penggunaan iFrame HTML, file yang disematkan berasal dari halaman  lain website anda atau bisa dari website orang lain.

Beberapa keuntungan menggunakan iFrame:

  1. Menghindari Pelanggaran Hak Cipta

Penggunaan iFrame dapat menghindari dari pelanggaran hak cipta, karena penyematan konten dari pihak lain dengan cara embed iFrame tidak melanggar hak cipta. Tetapi anda juga harus tetap menerapkan etika untuk  meminta izin dari pemilik konten yang bersangkutan.

  1. Media Penyimpanan Menjadi Lebih Hemat

Anda tidak perlu memerlukan media penyimpanan yang besar untuk menyimpan file ke  Media Library WordPress. Selain itu, dengan embedding iFrame, file yang anda gunakan tidak disimpan di server hosting anda.

Penggunaan iFrame harus mempertimbangkan faktor keamanan. Yaitu dengan cara anda mengetahui benar-benar terkait keamanan website yang memiliki file tersebut. Jika website tersebut rentan malware, tentu akan mengganggu kondisi website anda.

  1. Mampu membuat suatu daftar isi pada suatu sisi frame, sedangkan sisi frame yang lain menampilkan isinya

  2. Membuat suatu judul atau logo yang tidak berubah-ubah pada suatu sisi frame, sedangkan sisi frame yang lain menampilkan isi dokumen.

  3. Membuat suatu dokumen tanya jawab, dll.

Cara Menggunakan iFrame

iFrame merupakan elemen tambahan yang berfungsi untuk sharing konten sari situs atau sumber lain. Berikut kami akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan iFrame:

Langkah pertama yang dapat anda lakukan yaitu dengan memasukkan iFrame secara manual ke HTML. Anda dapat menggunakan tag <iframe> dengan cara copy kode dan paste notepad dan simpan dalam format html.

<iframe src=”https://www.example.com”></iframe>

Anda dapat mengganti example.com dengan tautan yang diinginkan

Contoh, misal kode yang digunakan yaitu

<iframe src=”https://www.example.com” width=”680″ height=”480″></iframe>

 

  • Tag <iframe>…</iframe> , untuk menyertakan video ke dalam iFrame
  • Source iFrame (src), menunjukkan link asal konten yang datang baik dari server eksternal maupun internal.
  • Width dan height merupakan rasio aspek iFrame. Pada contoh iFrame ditampilkan dalam ukursan 680 ×480 piksel, sehingga harus menambahkan parameter weight dan heifht pada kode HTML.

Terdapat dua tipe rasio yang dapat digunakan, yaitu ukuran yang sudah fix, misalnya 680×480 piksel (px), dan berbasis persentase (10%-100%) untuk mengatur iFrame secara otomatis.

Pada dasarnya elemen iFrame tidak membawa ancaman keamanan bagi website, asalkan anda memperhatikan pada penggunaan iFrame apakah link yang akan di embed berasal dari situs terpercaya atau tidak. Tool ini dirancang untuk membantu para pembuat konten untuk menambahkan materi visual ke website agar menarik perhatian pembaca atau pengunjung situs.

Diatas merupakan  artikel mengenai iFrame dan Cara Menggunakannya. Semoga artikel ini dapat menambahkan wawasan  dan pengetahuan baru untuk Anda.

Terima Kasih

 

 

0 Shares