(0275) 2974 127
Menggunakan custom domain merupakan langkah penting untuk meningkatkan kredibilitas dan profesionalitas website. Bagi pengguna platform Berdu, pengaturan custom domain memungkinkan website Anda diakses menggunakan nama domain sendiri, bukan subdomain bawaan Berdu. Artikel ini akan membahas cara setting custom domain ke Berdu secara lengkap dan detail, mulai dari pengertian hingga troubleshooting jika terjadi kendala.
Custom domain adalah nama domain milik pribadi seperti namabisnis.com atau websiteanda.id yang digunakan untuk mengakses website. Berbeda dengan subdomain gratis (misalnya namasite.berdu.id), custom domain memberikan kesan lebih profesional dan terpercaya.
Berdu adalah platform website builder yang memudahkan pengguna dalam membuat website tanpa perlu keahlian coding. Berdu menyediakan subdomain gratis, namun juga mendukung penggunaan custom domain agar website terlihat lebih serius dan siap digunakan untuk kebutuhan bisnis maupun personal branding.
Menghubungkan custom domain ke Berdu memberikan banyak manfaat, di antaranya:
Sebelum melakukan pengaturan, pastikan beberapa hal berikut sudah siap:
Domain sudah dibeli dan tidak dalam status expired.
Anda memiliki akses ke pengaturan DNS domain.
Website di Berdu sudah dibuat dan siap dikonfigurasi.
1. Login ke Dashboard Berdu
Masuk ke akun Berdu Anda, lalu pilih website yang ingin dipasang custom domain.
2. Masuk ke Menu Pengaturan Domain
Di dashboard Berdu, cari menu Domain, Custom Domain, atau Pengaturan Domain (nama menu dapat sedikit berbeda tergantung versi Berdu).
3. Tambahkan Custom Domain
namadomain.com)Biasanya berupa A Record atau CNAME Record.
4. Setting DNS di Domain Provider
Masuk ke DNS Manager domain Anda, lalu tambahkan record sesuai instruksi dari Berdu. Berikut ini contoh Pengaturan DNS:
1. A Record
@2. CNAME
wwwCatatan: Gunakan data DNS persis seperti yang diberikan Berdu untuk menghindari error.
5. Simpan dan Tunggu Propagasi DNS
Setelah DNS disimpan, tunggu proses propagasi DNS yang biasanya memakan waktu:
6. Verifikasi Domain di Berdu
Kembali ke dashboard Berdu dan klik Verifikasi Domain jika tersedia. Jika DNS sudah benar, domain akan langsung aktif.
Sebagian besar platform Berdu sudah menyediakan SSL otomatis. Setelah domain aktif:
https://SSL penting untuk keamanan dan SEO website.
Disarankan untuk menggunakan salah satu versi saja:
www.namadomain.comnamadomain.comBiasanya Berdu akan otomatis melakukan redirect. Jika tidak, Anda bisa:
1. Domain Tidak Bisa Diakses
Masalah domain yang tidak bisa diakses merupakan kendala paling umum saat melakukan setting custom domain ke Berdu. Hal ini biasanya terjadi karena proses propagasi DNS belum selesai, terutama jika pengaturan DNS baru saja dilakukan.
Selain itu, kesalahan dalam memasukkan IP Address A Record atau target CNAME juga dapat menyebabkan domain gagal terhubung ke server Berdu. Faktor lain yang sering terjadi adalah adanya DNS lama yang masih aktif, sehingga terjadi bentrok konfigurasi. Untuk mengatasinya, pastikan Anda mengecek ulang seluruh pengaturan DNS dan membandingkannya dengan data yang diberikan oleh Berdu.
Setelah itu, tunggu proses propagasi DNS hingga maksimal 24 jam, karena perubahan DNS tidak langsung aktif secara instan. Anda juga dapat menggunakan DNS Checker online untuk memastikan apakah DNS domain sudah mengarah ke server Berdu dengan benar.
2. SSL Tidak Aktif
SSL yang belum aktif biasanya terjadi karena domain masih dalam tahap penyesuaian DNS atau baru saja ditambahkan ke Berdu. Pada kondisi ini, sistem Berdu belum dapat menerbitkan sertifikat SSL karena domain belum sepenuhnya terdeteksi aktif dan stabil. Hal ini wajar terjadi terutama pada jam-jam awal setelah pengaturan domain selesai.
Solusi yang dapat dilakukan adalah menunggu beberapa jam hingga DNS benar-benar aktif sepenuhnya. Setelah itu, masuk kembali ke dashboard Berdu dan lakukan refresh atau aktivasi ulang pengaturan SSL jika tersedia. Umumnya, SSL akan aktif secara otomatis setelah domain terverifikasi dan DNS sudah benar.
3. Website Error atau Blank
Website yang menampilkan halaman error atau kosong (blank) biasanya disebabkan oleh record DNS ganda atau konflik konfigurasi. Misalnya, masih ada A Record atau CNAME lama yang mengarah ke server sebelumnya, sehingga sistem tidak dapat menentukan tujuan domain dengan benar. Selain itu, domain yang belum diverifikasi di Berdu juga dapat menyebabkan website tidak tampil normal.
Untuk mengatasi masalah ini, hapus semua record DNS yang tidak diperlukan dan pastikan hanya menggunakan DNS yang direkomendasikan oleh Berdu. Setelah itu, periksa kembali status domain di dashboard Berdu dan pastikan proses verifikasi domain telah berhasil. Jika DNS sudah bersih dan verifikasi selesai, website biasanya akan kembali normal.
Tergantung kebijakan Berdu:
Pastikan Anda menggunakan paket Berdu yang mendukung custom domain.
Setting custom domain ke Berdu adalah langkah penting untuk membuat website terlihat lebih profesional dan terpercaya. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat menghubungkan domain ke Berdu dengan aman dan benar, tanpa perlu keahlian teknis yang rumit. Pastikan DNS diatur sesuai instruksi, bersabar menunggu propagasi, dan aktifkan SSL agar website siap digunakan secara optimal.
Di era kerja modern seperti sekarang, konsep bekerja tidak lagi terbatas pada kantor konvensional. Munculnya…
YouTube telah berkembang menjadi salah satu platform digital terbesar yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan,…
Industri teknologi global saat ini tengah menghadapi tekanan besar akibat berbagai tantangan, mulai dari gangguan…
Saat mencoba login ke VPS Windows menggunakan Remote Desktop Protocol (RDP), sebagian pengguna sering mengalami…
Mengetahui jumlah dan perilaku pengunjung website adalah hal penting bagi pemilik website, blogger, maupun pebisnis…
Redirect non www ke www adalah salah satu langkah penting dalam optimasi website, baik dari…