Apa sih Plesk dan cPanel? Apa perbedaan dari plesk dan cPanel?

Bagi anda yang sudah menyewa hosting, tentu tidak asing dengan kedua control panel tersebut. Pengguna cPanel digunakan oleh rata-rata pemilik website, tetapi tahukah anda ternyata ada berbagai macam jenis control lain. Salah satunya yaitu Plesk, yang memiliki beberapa tools lebih lengkap dengan cPanel.

Plesk dan cPanel merupakan dua control panel yang berperan sebagai tools untuk mengelola website yang ada didalam server atau hosting. Adanya control panel,  anda bisa melihat statistik pengunjung, menginstall atau menghapus website, mengelola email dan sebagainya yang berhubungan dengan pengelolaan website yang dimiliki. Perbedaan diantara kedua control panel tersebut dapat dilihat dari segi tampilan grafis dan alat automasi yang disediakan kepada pengguna.

Berikut penjelasan terkait perbedaan cPanel dan plesk yang harus anda ketahui:

Pengertian Plesk

Plesk merupakan control panel yang paling populer di Eropa dan tersedia untuk Windows dan Linux. Plesk mudah digunakan dan paling nyaman digunakan oleh pemula khususnya untuk OS Windows. Keunggulan plesk yaitu sebagai Administrator yang dapat mengatur dan membangun sistem serta mengelola beberapa server tertentu, client/reseller untuk membuat dan mengatur nama domain, Domain Owner untuk mengatur nama domain, Mail user yang dapat memungkinkan anda masuk antarmuka webmail, mengatur sandi, filter spam dan sebagainya.

Pengertian cPanel

cPanel merupakan control panel yang paling populer dan banyak digunakan oleh sebagian penyedia  web hosting. cPanel ini hanya tersedia untuk OS Linux yang memiliki fitur terlengkap untuk mengatur semua kebutuhan pembuatan website dengan mangaturnya melalui antarmuka responsive dan penggunaannya yang mudah bagi pemula. Jika terjadi kendala, cPanel akan memberikan solusi terhadap permasalahan anda dengan fitur autofix.

Lalu, manakah yang terbaik diantara kedua control panel tersebut? Mari kita bahas perbandingan keduanya. Berikut perbedaan antara cPanel dan Plesk control panel:

  1. OS Support

Plesk terdiri dari dua OS yaitu Windows dan Linux, sedangkan cPanel hanya bisa menggunakan CentOS, CloudLinux dan RedHat dan tidak bisa dijalankan pada OS Windows, sedangkan

  1. User Interface

Plesk sangat mudah digunakan dan dipelajari oleh pemula, karena memiliki tampilan user interface yang bersih dan terpusat. Sedangkan pada cPanel akan terasa sulit untuk dipelajari  bagi yang belum terbiasa.

  1. Kelengkapan tools

Plesk memiliki fitur otomatis install aplikasi atau CMS yang diberkan secara terpusat.  cPanel menggunakan lebih banyak softacolus untuk otomatis install aplikasi atau CMS dan harus memiliki softacolus otomatis untuk mengaktifkannya.

  1. Jalur Akses

Akses user pada cPanel  dengan menggunakan Web Host Manager yang dapat digunakan untuk memisahkan hak akses user dan login baru sesuai kebutuhan yang diinginkan. Plesk hanya memiliki satu login bagi pengguna maupun administrasi yang dapat memberikan kemudahan dalam menciptakan subdomain dan email.

  1. Proses penghapusan

Tidak dimungkinkan untuk menghapus cPanel, tetapi jika anda ingin menghapusnya anda membutuhkan format server dan menginstall ulang sistem operasi, sedangkan plesk untuk penghapusannya dengan menjalankan script uninstall yang tersedia untuk plesk. Tetapi, ini juga tidak dianjurkan.

  1. Migrasi

cPanel dan Plesk memberikan kemudahan migrasi, tetapi hanya bisa dilakukan untuk panel yang sejenis. Misal anda melakukan migrasi cPanel ke plesk, anda tidak bisa melakukannya dan sebaliknya.

  1. Permintaan Dukungan

cPanel memberikan kemudahan yang lebih dengan memasukkan nama, alamat email dan rincian masalah yang terjadi. Plesk membutuhkan dukungan formulir permintaan dengan data yang cukup rinci. Informasi terdiri dari versi produk, OS, lingkungan kerja dan masalah yang terdapat didalamnya.

Dapat disimpulkan bahwa, kedua control panel tersebut sama-sama cocok digunakan dalam membangun sebuah website, karena sama-sama populer dan banyak digunakan di Indonesia.

Diatas merupakan  artikel Perbedaan plesk dan cPanel. Semoga artikel ini dapat menambahkan wawasan  dan pengetahuan baru untuk Anda.

Terima Kasih

 

0 Shares