Setelah Anda mengetahui Tips Membuat Blog Weebly, ini saatnya Anda melakukan trik agar blog weebly Anda banyak didatangi pengunjung organik. Untuk itu, diperlukan usaha agar blog Anda jadi SEO-friendly. Setelah mendapatkan itu pun, Anda masih perlu berusaha agar pengunjung betah berlama-lama di website atau blog Anda.

Kami akan tunjukkan cara mengoptimasi blog atau website Weebly, baik dari sisi SEO maupun strategi marketing lainnya.

1. Optimasi SEO

Untuk optimasi SEO, ada dua hal yang bisa dilakukan:

  • Pertama, optimasi SEO untuk keseluruhan website atau blog

Untuk optimasi SEO di website atau blog, Anda perlu menuju menu Website > General > SEO.

Di sini, Anda bisa aktifkan atau non-aktifkan izin mesin pencari untuk crawling blog. Ada juga opsi untuk tambahkan site description untuk keperluan tampilan di hasil pencarian.

  • Kedua, optimasi SEO per halaman

Untuk yang satu ini, Anda perlu menuju halaman Edit website.

Buka halaman spesifik yang ingin dioptimasi. Lalu, tekan ikon settings di sebelah nama halaman. Seketika pop-up Page Settings akan muncul.

Kemudian, pilih tab SEO. Di bagian itu, Anda bisa mengatur judul serta deskripsi halaman. Terdapat juga opsi crawling halaman seperti sebelumnya sempat dibahas.

Bedanya, bagian ini menyediakan preview hasil pencarian. Dengan begitu, Anda punya gambaran bagaimana tampilan website atau blog dari mesin pencari.

2. Tracking Data

Anda perlu mengintegrasikan website dengan software analytics atau tracking untuk melihat hasil optimasi SEO, dengan begitu Anda bisa mengetahui performa web dan efek dari optimasi tersebut.

Weebly menyediakan banyak integrasi dengan platform analytics dan tracking. Integrasi untuk fitur ini pun sangat mudah. Anda tak perlu berurusan dengan coding seperti halnya di CMS lain. Hanya perlu copy dan paste kode tracking di tempat yang tersedia.

Caranya begini. Akses Website > Site settings > Integrations.

Masukkan kode sesuai dengan integrasi yang dibutuhkan. Secara default, Anda dapat melakukan tracking lewat Google Analytics, Google Search Console, Pinterest, Facebook Pixel, dan Bing. Selain kelima platform itu, Weebly juga mendukung kode tracking custom.

3. Kumpulkan Leads

Lead adalah orang yang tertarik dengan produk, layanan, atau konten yang Anda tawarkan. Ketertarikan itu akan membuat lead memberikan detail info berupa nama dan alamat email. Dengan begitu, mereka takkan kehilangan kontak dan update dari website atau blog Anda.

Mengumpulkan lead juga merupakan bagian dari strategi marketing, karena lead sudah tertarik pada Anda. Mereka akan lebih mudah untuk diprospek, terutama kalau Anda ingin menjadikan website sebagai toko online.

Hal ini lah yang masuk dalam fungsi Weebly. Weebly menyediakan pop-up untuk mengumpulkan lead. Begini cara menambahkan pop-up email di Weebly:

  • Buka menu Website dari Dashboard;
  • Klik submenu Pop-ups;
  • Pilih tombol Collect emails;
  • Tekan Build an email pop-up;
  • Lakukan pengaturan dan kustomisasi pop-up.

Di sini, Anda bisa mengatur layout dan tampilan visual pop-up. Bagian judul, form, dan CTA juga dapat disesuaikan dengan mudah. Tidak hanya itu, Weebly juga menyediakan preview pop-up dari desktop dan juga mobile.

4. Live Chat

Weebly website builder juga terintegrasi dengan fitur Messenger milik Facebook. Kalau Anda memang ingin menggunakan Weebly sebagai platform toko online, tambahan fitur ini tentu jadi ide yang bagus.

Website Anda akan terlihat lebih profesional. Selain itu, Anda juga bisa merespon calon pembeli dengan cepat sekaligus meningkatkan konversi.

Untuk menambahkan Messenger di Weebly, ikuti cara berikut:

  • Klik menu Website dari Dashboard;
  • Pilih submenu Messenger;
  • Tekan tombol Set up now;
  • Hubungkan Weebly dengan akun Facebook;
  • Pilih halaman yang ingin disambungkan;
  • Utak-atik tampilan Messenger untuk website;
  • Tekan tombol Publish untuk memasang ikon Messenger di web.

Tak butuh waktu lama, fitur live chat dari Messenger ini akan terpasang di website. User yang ingin mengirim pesan via chat perlu login terlebih dulu ke akun Facebook-nya.

0 Shares