WordPress sebagai platform yang  mudah digunakan dan hampir sebagian orang pasti banyak yang menggunakannya. Namun, perkembangan tersebut maka akan perlu melakukan perbaikan karena setiap saat dunia teknologi akan terus berkembang dan harus mengikuti perkembangan yang ada.

Selama perkembangan tersebut pasti akan ditemukan error yang berbagai macam seperti kesalahan error pada artikel sebelumnya. Pada artikel ini akan membahas hal yang sama yaitu error yang muncul pada WordPress. Karena bentuk error atau kesalahan ini setiap kasus akan muncul secara berbeda-beda dan cara penanganannya juga akan berbeda.

Jika website Anda ada muncul pesan ini maka website Anda tidak lagi memiliki akses database Anda dan akan menyebabkan website down. Anda tidak perlu panik karena Anda harus bergerak cepat untuk penanganan prosesnya karena akan mempengaruhi traffik, sales dan analisis Anda.

Pengertian Error Establishing a Database Connection

WordPress memiliki dua komponen dasar yaitu PHP dan MySQL. PHP berfungsi menjalankan semua fungsi di WordPress (menampilkan postingan, komentar dan lain lain) dan MySQL berfungsi untuk menyimpan data.

Jika Anda mengetikkan URL website di browser dan menekan enter maka akan langsung mengakses file PHP dan akan mengambil data dari MySQL dan ditampilkan. Namun, MySQL tidak menyimpan gambar, video dan beberapa media lainnya melainkan disimpan di folder wp-content yang dipanggil dai PHP juga.

Database MySQL terdiri dari semua informasi vital yang dibutuhkan PHP agar website bekerja. Jika PHP tidak mengakses databse MySQL karena beberapa alasan maka Anda akan mendapatan pesan Error Establishing a Database Connection.

 

Penyebab Umum Website Bermasalah Saat Terhubung Ke Database

  1. Kesalahan informasi login database MySQL

Jika Anda baru mengubah username dan password database, namun lupa untuk mengupdate di kode PHP atau mungkin Anda memasukkan informasi ke database WordPress yang berbeda dari akun hosting, maka website WordPress Anda akan mengalami kesulitan saat terhubung ke database. Hal tersebut yang menyebabkan error.

 

  1. Databse rusak

Banyaknya bagian yang terus berubah-ubah dengan tema, plugin dan penggunakan akan terus menerus menghapus dan menginstalnya, hal tersebut menyababkan database rusak. Hal ini bisa disebebkan oleh tebal yang hilang atau rusak secara individual, atau mungkin beberpa informasi tidak sengaja terhapus.

 

  1. Server database down

Server databse down karena penyedia web hosting yang Anda gunakan saat ini menemui beberapa kendala atau bisa jadi traffik ke website Anda tiba-tiba meningkat. Jika sudah begini koneksi dari website ke database akan bermasalah dan hasilnya mucul pesan error.

 

  1. Satu atau beberapa plugin bermasalah

Plugin yang bermasalah akan menjadi penyebab mengapa WordPress mengalami error pada saat memuat koneksi.

 

  1. Terdapat file yang rusak karena instalasi WordPress

Masalah ini dapat terjadi karena hackers.

Cara Mengatasi Error Enstablishing a Database Connection

  1. Menggunakan fitur repair database WordPress

WordPress memiliki fitur repair database bawaan untuk memperbaiki file rusak. Fitur ini dinonaktfikan secara default sehingga harus diaktifkan terlebih dahulu untuk mengatasi error.

Untuk memakai fitur ini Anda harus mengaktifkan aplikasi File Transfer Protocol (FTP) seperti FileZilla. Tools ini akan membuat koneksi ke server serta mentransfer file dengan aman. Menjalankan aplikasi FTP, Anda harus login dahulu ke server dengan memasukkan informasi yang disediakan penyedia hosting Anda. Informasi diisi dengan Host, Username, Password dan Port.

Setelah membuka FTP client dan login ke website Anda, ikuti tahapa berikut ini.

  • Membuka folder root WordPress disisi kanan panel
  • Mencari file wp-config.php dan klik kanan file. Pilih opsi View/Edit maka file akan terbuka melalui local text editor.
  • Mecari baris That’s all, stop editing! Happy blogging.
  • Paste code tersebut: define(‘WP_ALLOW_REPAIR’, true);

Jika sudah maka fitur telah aktif. Selanjutnya Anda buka www.yourWordPresswebsite.com/wp-admin/maint/repair.php, pastikan Anda mengganti placeholder dengan URL website Anda. Kemudian klik repair database. Maka WordPress akan memperbaiki file yang rusak. Jika proses sudah selesai perbaikan dan berhasil, kembali ke website Anda dan coba untuk mengaksesnya. Jika masih gagal silahkan ulangi cara diatas kembali.

 

  1. Cek dan update informasi login database WordPress

  • Masuk ke control panel >> buka Manage Databsase.
  • Anda akan melihat database nama muncul di kolom DB: Name
  • Cata nama database tersebut, dan jangan menutup layar Manage Database untuk sementara waktu.
  • Terdapat satu kolom dengan username admin database dibawah ini DB User.
  • Klik opsi Manage dan cari Change Passsword. Kemudian membuat password baru untuk database.

Buka aplikasi FTP lagi dan ikuti tahap berikut ini:

  • Buka folder root WordPress dan cari file wp-config.php
  • Klik kanan pada file tersebut dna pilih opsi View/Edit
  • Jika sudah terbuka, cari baris define(‘DB_NAME’,’yourdatabasenamegoeshere’);, dan pastikan placeholder terbaca sebagai database Anda.

Baris yang diatas dikuti dengan dua baris lain yang masing-masing mewakilkan username dan password database.

Jika tidak ada satu pun value yang sesuai dengan di control panel, maka Anda dapat menggantinya. Perlu diingat untuk membuat password baru dan simpan perubahan terhadap wp-config.php, lalu tutup dan Anda dapat mengakses kembali situs Anda.

 

  1. Restore Website WordPress dari backup

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan merestore dan website dapat bekerja seperti dulu.

Terkadang tool backup WordPress mengaharuskan Anda untuk restore website dari dashboard. Sehingga Anda harus menggunakan control panel web hosting untuk merestore backup jika provider hosting menawarkan solusi ini. Jika tidak maka Anda mencari lebih lanjut mengenai resort backup, dengan Login ke control panel dan cari Backup yang memiliki nama yang hampir mirip.

Cara lain backup yaitu dengan cara manual. Jika Anda sudah punya akses ke file backup, maka Anda harus menyimpan file tersebut di komputer sendiri atau di cloud. Selanjutnya Anda menyiapakan aplikasi File Transfer Protocol (FTP) seperti FileZilla.

Buka lokasi penyimpanan backup, lalu copy backup yang ini di restore ke folder yang tersimpan dilokasi yang mudah dicari dan unzip file. Terdapat tiga direktori dalam file tersebut yaitu uploads, plugins dan themes. Copy semua directori ke folder wp-content di WordPress yang baru diunduh.

Setelah selesai maka upload folder ke server dengan langkah berikut.

  • Login ke server melalui FileZilla dan cari root WordPress (biasanya public_html, www atau nama website Anda) disebelah kanan.
  • Buka folder tersebut dan pilih file dan direktori di dalamnya dan klik kanan pada file dan direktori kemudia hapus semua.
  • Copy WordPress yang baru saja diundur dan paste ke folder root server.

Cara diatas adalah mengapus file lama yang ada di server dan menggantinya dengan yang baru. Kemudian yang harus Anda lakukan adalah ganti database karena sebagian besar tool backup WordPress menyediakan salinan database.

Buka control panel web hosting dengan memasukkan informasi login terlebih dahulu, kemudian cari opsi Manage yang ada di sampinng DB Host database default dan klik phpMyAdmin.

Tools ini berfungsi memodifikasi database yang sudah ada dan membuat database baru. Jika ingin mengapus database lama dan mengimpor ke table yang baru maka langkah yang harus Anda lakukana adalah sebagai berikut.

  • Cari database WordPress disebelah kiri layar (biasanya menyertakan wp sebagai prefix).
  • Klik database dan pilih semua table dan gunakan opsi Drop untuk menghapus table tersebut.
  • Jika sudah tidak ada makan buka bagian Import yang ada di atas layar dan klik opsi Choose file.
  • Plihih file backup database di komputer dan biasanya akan tersimpan dengan formal .xml. kemudian klik Go dibawah tab Import.

Jika sudah maka tahap sudah selesai dan phpMyAdmin akan mengimpor table dari backup database, maka website akan normal kambali.

 

Artikel diatas adalah cara untuk mengatasi error estabilishing a database connection. Jika Anda menenui kasus seperti tersebut maka Anda dapat menggunakan salah satu cara atau menggunakan semuanya untuk memperlancar website Anda. Semoga arikel ini akan memberikan wawasan dan ilmu perpustakan yang lebih untuk Anda.

 

Terimakasih

 

Semoga Bermanfaat 😀