HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Tips

Leverage Browser Caching: Meningkatkan Kecepatan Website

Anda pernah mengecek kecepatan website Anda dan mendapatkan skor rendah untuk leverage browser caching?

Apa itu leverage browsing cache?

Kenapa Anda perlu menggunakannya?

Bagaimana cara menggunakannya?

Kami akan menjelaskan secara lengkap di artikel ini.

Browsing Cache

Setiap kali browser memuat halaman web, ia harus mengunduh semua file web untuk menampilkan halaman dengan benar. Ini termasuk semua HTML, CSS, JavaScript dan gambar.

Beberapa halaman mungkin hanya terdiri dari beberapa file dan berukuran kecil, mungkin hanya beberapa kilobyte. Namun untuk yang lain mungkin ada banyak file dan bisa terus bertambah hingga beberapa megabytes.

File-file besar ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dimuat dan bisa sangat menyakitkan jika Anda menggunakan koneksi internet yang lambat (atau perangkat seluler). Setiap file membuat permintaan terpisah ke server. Semakin banyak permintaan server Anda secara bersamaan, semakin banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan semakin mengurangi kecepatan halaman Anda.

Caching browser dapat membantu dengan menyimpan beberapa file ini secara lokal di browser pengguna. Kunjungan pertama mereka ke situs Anda akan mengambil waktu yang lama untuk memuat, namun ketika pengguna mengunjungi kembali situs web Anda, menyegarkan halaman, atau bahkan pindah ke halaman lain dari situs Anda, mereka sudah memiliki beberapa file yang mereka butuhkan secara lokal.

Ini berarti jumlah data yang harus diunduh peramban pengguna lebih sedikit, dan lebih sedikit permintaan yang harus dilakukan ke server Anda. Hasil? Waktu pemuatan halaman menurun.

Tingkatkan Kecepatan Website dengan Caching

Cache pada browser membantu pengguna untuk menyimpan file website secara lokal di browser mereka. Ketika pengguna mengakses website Anda pertama kali, browser akan menyimpan data website Anda (HTML, CSS, JavaScript, dll). Setelah itu, ketika pengguna kembali mengunjungi website Anda, loading akan lebih cepat karena sebagian besar data-data yang dibutuhkan sudah diunduh dan tersimpan di browser.

Cara Mengaktifkan Leverage Browser Caching

Dalam tutorial ini ada dua cara yang digunakan untuk mengaktifkannya:

1. Menggunakan File .htaccess

Akses file .htaccess pada Public HTML hosting web WordPress dan tambahkan kode di bawah ini:

## EXPIRES CACHING ##

<IfModule mod_expires.c>

ExpiresActive On

ExpiresByType image/jpg “access plus 1 year”

ExpiresByType image/jpeg “access plus 1 year”

ExpiresByType image/gif “access plus 1 year”

ExpiresByType image/png “access plus 1 year”

ExpiresByType text/css “access plus 1 month”

ExpiresByType application/pdf “access plus 1

month”

ExpiresByType text/x-javascript “access plus 1 month”

ExpiresByType application/x-shockwave-flash “access plus 1 month”

ExpiresByType image/x-icon “access plus 1 year”

ExpiresDefault “access plus 2 days”

</IfModule>

## EXPIRES CACHING ##

 

Silahkan simpan perubahan tersebut, dan leverage browser caching website Anda sudah berhasil diaktifkan.

2. Menggunakan Plugin

Berikut cara instalasi plugin-nya:

  • Download dan Install Plugin
    Anda bisa mengunduhnya langsung melalui menu Plugins di dashboard WordPress. Cari Leverage Browser Caching.
  • Mulai Instalasi Plugin
    Untuk memulai instalasi silahkan klik Install Now.
  • Aktifkan plugin
    Untuk mengaktifkan plugin, klik Activate.

Setelah laverage browser chaching aktif, Anda bisa mengecek melalui mode Guest Windows pada web browser. Ketika sudah terbuka semua, coba reload. Anda akan merasakan peningkatan kecepatan loading website. Itu karena browser sudah menyimpan semua file yang sudah didownload dan dibuka sebelumnya.

5/5 - (10 votes)
Fitri Ulfa

Recent Posts

Cara Membuat Website UMKM: Langkah Praktis agar Bisnis Makin Dikenal

Di era digital, memiliki website bukan lagi hanya kebutuhan perusahaan besar. UMKM juga dapat memanfaatkan…

9 hours ago

Alasan Psikologis Sering Nonton IG Stories Sendiri

Setelah mengunggah Instagram Stories, seseorang mungkin kembali melihat konten tersebut untuk mengecek bagaimana penampilan atau…

9 hours ago

Apa Itu Business Continuity Plan (BCP)? Cara Menyiapkan Bisnis Agar Tetap Berjalan Saat Terjadi Gangguan

Gangguan operasional dapat terjadi kapan saja. Server mengalami kerusakan, jaringan internet terputus, bencana alam mengganggu…

12 hours ago

Mengapa Sering Menonton IG Stories Sendiri?

Pernah mengunggah Instagram Stories, lalu beberapa saat kemudian membukanya lagi? Bahkan, bukan hanya sekali, tetapi…

12 hours ago

OSPF (Open Shortest Path First): Rahasia Router Menentukan Jalur Terbaik di Dalam Jaringan

Dalam jaringan komputer, router membutuhkan informasi routing untuk menentukan ke mana paket data harus diteruskan.…

15 hours ago

Kenapa Bisnis Membutuhkan Operational Data Store (ODS)? Ini Fungsi dan Manfaatnya

Dalam lingkungan bisnis modern, data biasanya berasal dari banyak sistem yang berbeda. Perusahaan dapat memiliki…

2 days ago