Internet memungkinkan berbagai teknologi yang sebelumnya dianggap tidak mungkin menjadi mudah untuk dilakukan. Jarak menjadi tidak berarti, kita bisa berkomunikasi dan melakukan berbagai pekerjaan dengan program-program yang memungkinkan kita untuk selalu terhubung dengan dunia luar tanpa meninggalkan rumah sekalipun.

Namun, dengan selalu terhubung ke dunia luar, kita juga akan menghadapi masalah dengan keamanan data-data kita di luar sana, karena di internet sangat banyak pihak yang  akan menyalahgunakan data anda jika tidak berhati-hati. Internet bagai pisau bermata dua, manfaatnya besar, namun masalah yang ditimbulkan juga tak kalah besar. Proteksi sistem adalah suatu keharusan dalam penggunaan semua teknologi, termasuk internet.

Salah satu teknologi yang muncul dengan adanya internet adalah Telnet. Mungkin sebagian besar pengguna internet saat ini masih asing dengan istilah ini. Kali ini kita akan membahas tentang Telnet, fungsi, cara kerja, kelebihan dan kekurangan serta cara penggunaannya.

Apa itu Telnet?

Telecommunications Network atau Telnet merupakan  suatu protokol client-server yang digunakan untuk mengakses komputer dari jarak jauh. Telnet juga dapat diartikan sebagai emulsi terminal dengan menggunakan protokol untuk mengakses komputer tujuan secara remote access atau pengendalian jarak jauh. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai pusat dari komputer satu ke komputer lain dengan bantuan koneksi jaringan internet.

Cara Kerja Telnet

Telnet memberikan akses untuk beberapa layanan pada internet seperti sebagai penyedia database. Dengan menggunakan 2 jenis program yaitu client dan server, software client beroperasi pada komputer sebagai pihak yang meminta suatu layanan sedangkan software server merupakan pihak yang menghasilkan layanan tersebut.

Berikut adalah tugas yang dilakukan Client:

  • Client menghubungkan/membuat network antara TCP (Transfer Control Protocol) dengan server yang ada
  • Client mendapat input dari pihak user/pengguna
  • Selanjutnya client melakukan format ulang input dari user tersebut dan mengubahnya ke bentuk format yang standar. Kemudian melakukan pengiriman ke server
  • Client mendapat output dari server dengan format yang masih standar
  • Client akan ubah format output tersebut untuk ditampilkan di layar

Berikut adalah tugas yang dilakukan Server:

  • Server akan memberikan informasi kepada software jaringan bahwa komputer pengguna sudah siap untuk dikoneksikan
  • Selanjutnya server menunggu permintaan dalam bentuk format yang standar
  • Server kemudian mengerjakan permintaan yang sudah disampaikan itu
  • Server akan kirimkan balik hasilnya ke ke client dengan bentuk format yang standar
  • Server menunggu permintaan lainnya yang terkirim selama proses remote

Kelebihan dan Kekurangan

Telnet memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh berbagai program lain. Pertama, Telnet memungkinkan efisiensi jarak dan waktu ketika anda harus mengakses komputer yang jaraknya jauh. Dengan Telnet, anda seakan-akan menggunakan komputer lain yang jaraknya jauh secara langsung, dengan menggunakan berbagai perintah yang bisa digunakan.

Dengan fungsi Telnet yang telah dijelaskan, kelemahan telnet juga menjadi jelas. Keamanan yang kurang ketika sambungan jarak jauh tentu menjadi masalah. Penggunaan otentikasi NTLM Telnet tidak menggunakan enkripsi. Akibatnya, Telnet sangat rentan terhadap kemungkinan pencurian data. Anda bisa mengganti telnet server ke Linux dan mengatur ulang konfigurasi sambungan untuk menambah keamanan sistem anda.

Instalasi Telnet

Telnet sebenarnya sudah terinstal dalam berbagai versi Windows. Namun karena alasan keamanan, fitur ini dinonaktifkan secara default. Untuk mengaktifkannya, ikuti langkah-langkah dibawah ini.

  1. Klik kanan pada tombol Windows, di pojok kiri bawah desktop anda.
  2. Pilih Control Panel, kemudian klik Programs
  3. Pilih Turn Windows Features On or Off. Akan muncul dialog box yang berisi fitur-fitur Windows yang bisa anda aktifkan dan non-aktifkan.
  4. Klik pada box disamping “Telnet Client” untuk mengaktifkan telnet, kemudian tekan OK
  5. Telnet sudah siap digunakan.

 

0 Shares