HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Yuk Monetize YouTube-mu dengan Cara Ini

YouTube adalah portal video sharing terkemuka di dunia. Sejak diakuisisi oleh Google pada tahun 2006, portal tersebut menjadi jalan bagi para YouTuber untuk mendapatkan uang dari video yang mereka buat. Sejak tahun 2007, mereka telah merilis program bernama YouTube Partner yang memungkinkan pemilik video untuk beriklan di videonya.

Pada tahun tersebut menandai tahun paling revolusioner untuk video streaming sejak lahirnya era video blogging atau vlogging. Orang-orang mulai membuat banyak video tentang diri mereka sendiri dengan cara yang menarik setiap hari. Dan setiap tahunnya, YouTube memperluas penawarannya dengan beberapa layanan baru, termasuk layanan YouTube Premium, YouTube Music, YouTube TV, Vevo, dan TVoD.

Cara Kerja Monetize YouTube

Monetize YouTube bekerja sesuai alur yang ditunjukkan pada gambar yang terlampir di atas. Misalnya, Anda seorang creator video yang mengupload video ke platform YouTube. Selain itu, iklan dari pengiklan yang telah membeli slot komersial akan ditampilkan pada video yang diunggah.

Iklan ini tentunya acak dan berdasarkan kategori yang dibidik pengiklan, dan tentunya berdasarkan demografi penonton video. Jadi ketika pemirsa menonton iklan dalam video Anda, Anda dibayar darinya.

YouTube Partner Program

Jika Anda sudah menjadi bagian dari YouTube Partner Program, pembayaran akan dilakukan melalui akun AdSense Anda. Namun, Anda harus memahami bahwa hanya beberapa negara yang mengizinkan atau mendukung program ini. Sekali lagi, pemilik konten harus memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam program ini.

Jenis Iklan YouTube

Ada banyak jenis iklan berbeda yang dapat Anda tempatkan pada video yang Anda unggah. Yang pertama adalah iklan yang muncul di tengah video dan di bawah video (di bawah media player YouTube) sebelum video ditayangkan.

Iklan yang ditampilkan di bawah disebut Overlay Ads dan mencakup hampir 20% video. Sedangkan iklan di awal atau tengah video dibedakan menjadi dua jenis, yaitu: Skippable dan Non-Skippable Ads. Kedua jenis tersebut dibedakan berdasarkan apakah Anda boleh melewatkan iklannya atau harus menontonnya sampai akhir.

Variasi terakhir adalah Display Ads. Jenis iklan ini muncul di samping atau di atas video. Iklan biasanya muncul di pojok kanan atas suggested videos atau video lain yang direkomendasikan.

Ketentuan Monetize YouTube

rogram Monetisasi YouTube telah mengalami banyak pembaruan sejak pertama kali dirilis. Pembaruan terkini yang berlaku per September 2019 adalah:

  • Video di channel Anda telah mencapai setidaknya 4.000 jam waktu tonton dalam 12 bulan terakhir.
  • Anda memiliki akun AdSense.
  • Anda tinggal di negara yang mengizinkan Anda berpartisipasi dalam YouTube Partnership Program (jangan khawatir, Indonesia termasuk)
  • Anda harus memiliki minimal 30.000 subscriber
  • Anda harus secara konsisten menjaga jumlah minimum subsriber dan waktu tonton untuk menghindari kerugian besar yang perlu dikelola

Seperti banyak teknologi yang berkembang saat ini, YouTube terus memperbarui algoritme dan persyaratannya bagi penggunanya. Tentu saja tujuan YouTube sendiri adalah menjadikan iklan lebih relevan dengan video yang ditonton, menjadikan pemirsa yang menonton video lebih tepat sasaran dan berkualitas lebih tinggi bagi pengiklan yang berpartisipasi.

Apakah Anda masih memenuhi syarat untuk memonetisasi YouTube? Jangan lupa persyaratan di atas, ya!

5/5 - (1 vote)
Nabilah Atikah S

Recent Posts

Manfaat dan Cara Menjadi Technopreneur: Peluang & Tantangan

Manfaat Menjadi Technopreneur Menjadi seorang technopreneur tidak hanya membuka peluang memperoleh keuntungan, tetapi juga memberikan…

3 hours ago

Apa Itu API Gateway? Solusi Cerdas untuk Mengelola Banyak API Sekaligus

Seiring berkembangnya arsitektur aplikasi modern, terutama yang menggunakan microservices, kebutuhan untuk mengelola komunikasi antar layanan…

5 hours ago

Mengenal Data Cleaning: Cara Membersihkan Data agar Lebih Akurat dan Siap Digunakan

Di era digital, data menjadi salah satu aset paling berharga bagi organisasi dan perusahaan. Data…

7 hours ago

Server CBT: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja, dan Spesifikasi

Di era digital, pelaksanaan ujian tidak lagi bergantung pada kertas dan lembar jawaban. Banyak sekolah,…

24 hours ago

Mengenal IDS: Fungsi, Cara Kerja, Jenis, dan Contohnya

Keamanan siber menjadi salah satu aspek yang tidak boleh diabaikan, baik oleh perusahaan maupun individu.…

1 day ago

Go-to-Market Strategy (GTM): Kunci Sukses Meluncurkan Produk ke Pasar

Meluncurkan produk atau layanan baru tidak cukup hanya dengan memiliki ide yang inovatif atau kualitas…

1 day ago