Apa itu website? Seberapa besar peran website bagi anda?

Dalam dunia bisnis, olahraga, kesehatan maupun sosial media pasti menggunakan website, sehingga anda harus memberikan pelayanan terbaik untuk website anda, agar websitenya banyak yang mengunjungi.

Namun, disisi lain tentu anda pernah mengalami ketika mengakses website loadingnya lama dan error, bukan? Hal ini akan membuat anda terganggu, tidak sabar dan langsung menutup website tersebut. Masalah seperti ini merupakan masalah yang cukup besar, karena pengunjung akan mengurungkan akses ke website anda dan tidak lagi menjadi pilihan utama dalam pencarian.

Hal tersebut menjadi pertimbangan anda ketika ingin membuat website. Sebaiknya, anda menyediakan website dengan kecepatan loading tinggi yaitu dengan menggunakan google PageSpeed Insight.

Mengapa perlu menggunakan Google PageSpeed Insight?

Google PageSpeed Insight merupakan tools gratis yang memberikan informasi paling akurat untuk perangkat mobile dan desktop. Selain itu juga memberikan rekomendasi bagaimana cara meningkatkan peforma website yang membuat banyak perhatian dari web owner dan developer.

Teknologi yang digunakan oleh Google PageSpeed yaitu Lighthouse yang mampu memberikan analisis lebih lengkap dan akurat dan tidak perlu mengunduh extension secara terpisah.

PageSpeed Insight diukur mengggunakan Speed Score dengan rentangan nilai (skor) 0-100, dimana semakin tinggi nilainya akan semakin baik peformanya.

Seberapa penting optimasi speed website?

Website digunakan dalam berbagai keperluan seperti yang telah disebutkan diatas. Misalnya saja dalam pembuatan blog, anda tidak hanya memperhatikan dari  gaya penulisan yang baik, menarik dan desain yang bagus, tetapi juga harus melihat kecepatan website ketika dibuka oleh pengunjung yang akan membuat mereka lebih lama berada dalam website anda.

Sehingga, optimasi speed sangat penting untuk keberhasilan website anda, karena mampu menentukan peforma yang akan berpengaruh terhadap jumlah pengunjung dan pendapatan anda.

Berikut saya akan menjelaskan bagaimana cara menggunakan Google PageSpeed Insight :

  1. Buka website PageSpeed pada browser anda

  1. Ketik alamat website anda

 

  1. Dapatkan analisis

  1. Cara membaca analisis PageSpeed Google

PageSpeed google juga menjabarkan analisisnya menjadi enam bagian, yaitu:

  • Origin Summary

Merupakan nilai kecepatan berdasarkan First Contentful Paint yaitu waktu pertama gambar/teks muncul dan First Input Delay yaitu jarak antara interaksi pertama pengunjung (klik tautan/link) dan respon pertama browser menanggapi.  Website tergolong cepat jika kedua nilau FCP dan FID sama sama tinggi, tetapi jika ada salah satu yang mendapatkan nilai rendah, website anda termasuk rendah.

  • Lab Data

– First contentful Paint, merupakan waktu dimana gambar/teks pertama kali muncul

– Indeks Kecepatan, menunjukkan seberapa cepat isi halaman terlihat jelas

– Waktu untuk interaktif, merupakan waktu pertama yang menunjukkan halaman dianggap interaktif secara penuh

– First Meaningful Paint, untuk mengukur kapan konten utama dari sebuah halaman muncul

– CPU Pertama Tidak Ada Aktivitas, dimana waktu pertama di sebuah halaman pengunjung bisa melakukan input

– Potensi Maksimal Penundaan Input Pertama, menunjukkan lama waktu yang dibutuhkan sebuah website untuk         merespon input yang dimasukkan pengguna

  • Peluang

Peluang menunjukkan apa daja langkah optimasi yanag dapat anda lakukan untuk meningkatkan kecepatan website.

  • Diagnostik

Berisi detail kinerja website, yang belum disebutkan di analisis-analisis sebelumnya

  • Passed Audits

Berisi laporan langkah-langkah optimasi apa saja yang sudah berhasil anda lakukan.

 

Cara mengatasi masalah paling umum untuk mendapatkan skor tinggi pada Google PageSpeed Insight:

1. Menggunakan optimasi pada website anda

Penambahan gambar pada website dapat menarik perhatian pengunjung. Perlu diingat gambar dengan ukuran terlalu besar dapat menurunkan kecepatan website anda, sehingga perlu dilakukan compressing pada gambar yang akan diunggah.  Beberapa layanan image compressing yang dapat anda gunakan yaitu TinyPNG, ILoveIMG, Trimage, Kraken dan OptiPNG.

2. Menggunakan Website Caching

Pengunjung yang membuka pertama website anda akan menyimpan data data halaman yang dibuka pengunjung oleh sistem browser cache. Sehingga, jika pengunjung membuka website untuk kedua kalinya tidak perlu melakukan request ke server untuk menampilkan data yang sama. Untuk mengaktifkan browser caching, anda dapat melakukannya menggunakan bantuan plugin yang terdapat pada WordPress.

3. Minify HTML, CSS dan Java Script

Kode HTML, CSS dan Java Script juga perlu dikompres untuk optimasi kecepatan website melalui proses minify dengan cara pengurangan data yang berulang tanpa mengurangi kualitas yang ditampilkan pada browser.

 

Diatas merupakan  artikel mengenai Optimasi website dengan Google PageSpeed Insight. Semoga artikel ini dapat menambahkan wawasan  dan pengetahuan baru untuk Anda.

Terima Kasih 🙂

 

0 Shares