Bounce Rate merupakan istilah yang menggambarkan persentasi dari pengunjung yang mengunjungi website dengan perbandingan lama waktu berkunjung. Bisa diartikan pula Bounce Rate adalah persentase pengunjung yang meninggalkan website setelah membuka hanya satu halaman saja.

Pengunjung hanya membuka halaman utama website atau halaman tertentu pada website, tetapi tidak membuka halaman lainnya. Hal ini terjadi kemungkinan karena pengunjung tidak menemukan apa yang dicari atau website anda lambat untuk dibuka, atau bisa saja website anda memeang hanya terdiri dari satu halaman saja. Oleh karena itu, pengunjung mungkin menutup browser , atau menekan tombol back pada browser, atau pengunjung tertarik pada link yang mengarah pada website lain.

Semakin banyak pengunjung yang hanya membuka satu halaman dan tidak melanjutkan ke halaman lainnya berarti semakin tinggi persentase Bounce Ratenya dan mengakibatkan website anda buruk. Sebaliknya, semakin kecil persentase Bounce Rate atau banyak pengunjung yang membuka halaman-halaman lain pada website anda berarti website anda semakin bagus.

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi Bounce Rate diantaranya:

  • Masalah pada desaign dan navigasi yang dapat membingungkan pengunjung
  • Kurangnya interaksi pengunjung dengan website
  • Pengunjung yang sudah mendapatkan informasi yang dicari biasanya akan menutup halaman
  • Pengunjung mengunjungi halaman lain dan meninggalkan halaman sebelumnya
  • Adanya promo, pop up, survey dari website lain sehingga pengunjung meninggalkan website anda
  • Pengunjung tertarik dan mengklik iklan yang ada di website anda

Berikut ini beberapa cara yang dapat membantu menurunkan Bounce Rate

  • Buatlah navigasi yang jelas dan sederhana

Gunakan kata yang jelas dan sederhana namun teteap menunjukkan isi konten anda.

  • Buat artikel yang original

Disarankan jangan menyajikan konten hasil  plagiat dari konten lain. Hal ini dapat membuat website anda buruk di mata mesin pencarian.

  • Judul artikel yang menarik

Setiap judul artikel haruslah menarik dan sesuai dengan konten. Jangan membuat pembaca kecewa membuka sebuah artikel karena tertarik dengan judulnya, namun setelah dibaca tidak sesuai dengan harapan mereka karena tidak sesuai antara judul dengan isi.

  • Konten yang relevan dan berkualitas

Konten yang anda sajikan harus sesuai dengan kebutuhan pembaca. Kualitas konten yang anda sajikan juga harus diperhatikan agar mendapat kepercayaan dari pembaca.

  • Artikel harus interaktif

Beri kesempatan pada pengunjung untuk berdiskusi, serta berikan arahan kemana atau apa yang harus dilakukan pembaca/pengunjung setelah membaca artikel milik anda.

  • Tambahkan gambar

Sertakan gambar yang berkaitan dengan artikel yang anda tulis. Gambar akan membuat artikel yang anda sajikan lebih menarik dan tidak membuat bosan para pembaca.

  • Penempatan dan struktur halaman yang baik

Pastikan pengunjung mudah menemukan apa yang mereka cari dan menjaga tampilan tetap rapi.

  • Buatlah design yang lebih sederhana dan juga ringan untuk website anda

Tata letak dan desain yang baik adalah dimana Anda menonjolkan konten blog dengan jelas, mudah dicari dan terlihat indah.

  • Pasang kotak pencarian

Adanya kotak pencarian akan mempermudah pengunjung untuk menemukan informasi yang dicarinya. Jika tidak ada kotak pencarian, kemungkinan besar pengunjung akan segara meninggalkan website anda.

  • Gunakan link internal

Dengan memasang link antar artikel, pengunjung jadi tahu artikel terkait tanpa harus mereka bersusah payah mencarinya sendiri. Ini dapat meningkatkan kemungkinan mereka membuka halaman kedua, ketiga dan seterusnya setelah selesai membaca satu artikel.

  • Percepat loading

Usahakan jangan membuat pengujung terlalu lama menunggu untuk membuka website atau halaman lainnya di website anda. Jika terlalu lama menunggu, kemungkinan besar pengunjung akan meninggalkan wensite anda. Usahakan waktu tunggu tidak lebih dari 10 detik.

  • Kurangi link keluar

Memasang banyak link keluar akan mengakibatkan nilai Bounce Rate menjadi tinggi. Jika tidak sangat dibutuhkan lebih baik dihindari, terkecuali jika menurut anda itu dapat memberikan manfaat dan mempermudah pengunjung memahami informasi yang anda sajikan silahkan cantumkan link keluar tersebut.

  • Gunakan Readmore

Jika terlalu banyak artikel di halaman utama, pengunjung akan lelah menggulung layar ke bawah. Jika sudah lelah, mereka cenderung meninggalkan website anda dengan cepat. Batasi jangan terlalu banyak jumlah halaman yang tampil di halaman depan.