Domain adalah nama dari suatu website yang nantinya akan menuntun pada hosting tempat dimana website itu berada. Nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi alamat (IP address) server komputer seperti web server atau email server di internet. Domain dapat dilihat pada alamat URL website tersebut. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.

Nama domain merujuk pada sederet nama yang diketik oleh para pengunjung situs di kolom pencarian agar situs Anda bisa terbuka dan dapat diakses. Nama domain mengarahkan web browser ke server yang menyimpan berbagai resource. Tanpa nama domain, orang-orang akan mengetikkan alamat IP server untuk mengakses situs Anda. Tentu saja hal ini sangat merepotkan. Sistem nama domain (DNS) adalah aturan yang dipakai dalam sistem penamaan dari nama domain.

 

Apakah Anda Tahu Jika Domain Memiliki 3 Level?

 

Pertama, Top Level Domain

Top Level Domain adalah kata yang berada paling kanan dari suatu domain alias bagian belakang domain. Misalnya, www.hosteko.com maka .COM inilah yang disebut Top Level Domain. Sama halnya dengan domain yang sering kita jumpai yang menggunakan TLD .COM, .ID, .EDU dan lain sebagainya.

Untuk lebih jelasnya mengenai Top Level Domain, Anda dapat membacanya pada  7 Top Level Domain Terbaik dan fungsi penerapan Top Level Domain pada website dengan membaca  Manfaat Top Level Domain pada Website

 

Kedua, Second Level Domain

Second Level Domain Name (SLD) adalah nama domain yang anda  daftarkan. Misalnya nama domain yang anda daftarkan adalah  hosteko.com, maka hosteko adalah SLD dan .com nyaadalah TLD.

 

Ketiga, Third Level Domain

Third Level Domain adalah nama sebelum Second Level Domain dan Top Level Domain. Misalnya nama domain yang anda miliki adalah hosteko.com, maka anda dapat menambahkan nama lain sebelum kata ‘hosteko.com’, misalnya mail.hosteko.com, Third Level Domain biasanya lebih dikenal dengan sebutan “Subdomain”.