JavaScript? Programmer pasti tidak asing dengan kata tesebut.  JavaScript adalah salah satu bahasa pemrogaman komputer yang populer. Lalu dapatkan Anda menjalankan program tesebut? Apakah Anda tahu detail mengenai pengetian, kelebihan serta kekurangan dari bahasa pemrograman JavaScript?

Bagi Anda yang sudah mengerti tidak mengapa untuk membaca artikel ini. Nah, artikel ini lebih dikhususkan buat Anda yang belum mengerti tentang bahasa pemrogaman JavaSricpt atau malah baru pertama kali mendengar dan mungkin bagi Anda yang ingin belajar menggunakan JavaScript.

Sebelum menuju pokok utama mari cari tahu dulu pengertian dari JavaScript itu sendiri.

Pengertian JavaScript

JavaScript menurut Wikipedia adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan dinamis. JavaScript sangat populer di internet dan dapat bekerja di sebagain pasar penjelajah web seperti Google Chrome, Internet Exploer (IE), Mozilla Firefox, Netspace dan Opera. Kode JavaScript dapat disisipkan dalam halaman web menggunakan tag SCRIPT.

JavaScipt dikembangkan oleh Brendean Eich dari Netscape dengan nama Mocha dan diganti menjadi LiveScript dan akhirnya menjadi JavaScript. JS adalah jenis bahasa pemrogaman client side.

Jadi JavaScript adalah salah satu bahasa pemrogaman yang paling banyak digunakan dalam kurun waktu 20 tahun. JavaScript dikenal sebagai salah satu dari tiga bahasa pemrograman utama bagi web developer yaitu:

  1. HTML, memungkinkan untuk menambahkan konten ke halaman web.
  2. CSS, mementukan layout, style, serta keselarasan halaman web.
  3. JavaScript, menyempurnakan tampilan dan sistem halaman web.

Pada dasarnya bahasa pemrograman ini dapat dipelajari dengan cepat dan mudah dan dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan yaitu dari meningkatkan fungsionalitas website hingga mengaktifkan permainan dan software berbasis web. Terdapat ribuan template dan aplikais JS yang dapat digunakan secara gratis dan semuanya berkat beberapa situs, seperti Github.

Penggunaan kode JS bersifat opsional yaitu tidak harus selalu ada. Namun, web atau blog modern saat ini hampir semuanya menggunakan kode JS walaupun sedikit. Hal tersebut dikarenakan jika tanpa JS sebuah web akan tidak lengkap.

JavaScript memang bahasa yang komplek namun fleksibel dan banyak developer yang menyedia tools yang terdiri atas core JS yang dapat difungsikan ekstra. Tools tersebut adalah :

  1. Application Progamming interfaces (APIs), dibangun paa web browser untuk melakukan apapun dari dinamik dokumen HTML dan set CSS yang di buat, unutk menangkap dan memodifikasi video dari web cam atau membuat animasi 3D dan audio.
  2. API merupakan pihak ketiga yang menyediakan akses untuk developer menghubungkan aplikasi mereka pda web lain layaknya facebook dan twitter.
  3. Frameworks pihak ketiga dan libraries digabungkan pada HTML sehingga developer dapat membangun aplikasi dengan cepat.

Karena sudah dibahas mengenai pengertian JavaScript, sekarang mari melanjutkan perjalanan yaitu mencari tahu kelebihan serta kekurangan JavaScript.

Kelebihan JavaScirpt

  1. Mudah Dipelajari

Bagaimana mungkin JS mudah dipelajari? Tentu mudah karena JS memakai kemudahan dalam scripting. Hampir semua programmer yang dipelajari diawal adalah JS selain bahasa sederhana seperti C++ dan Pascal.

JS fundamental adalah hal yang harus dipelajari sebelum menjadi front end engineer, karena untuk membuat aplikasi harus berhadapan dengan tampilan akan berurusan dengan JS. Baik itu React, Node, Angular, Express dan lainya. Jadi Anda harus paham sadar tersebut agar mampu masuk kedalamnya lebih jauh.

 

  1. Ringan

JS bersifat client-side yang seluruh proses yang terjadi dalam sebuah halaman akan diproses oleh klien, peramban web. Jadi server hanya memproses HTTP request saja.

Jika bahasa pemrogaman kain bersifat sisi-server. Alurnya akan menjadi request dari peramban ke server kemudian server menerima request dan mengolahnya. Selanjutnya hasil akan dikembalikan ke klien melalui peramban. Jadi langkah kerjanya request-proses-respon.

Lain halnya dengan JS yang besifat sisi-klient, 3 tahap tersebut akan diringkas menjadi 2 tahap, yaitu proses dan respon. 2 tahap tersebut hanya dilakukan di komputer lokals saja sehigga dapat menghemat waktu. Hal tersebut yang membuat JS ringan saat dipakai.

 

  1. Dapat Dikolaborasikan

JS mampu berkolaborasi dengan yang lain seperti PHP. Hal tersebut membuat seorang developer menjadi cepat selesai. Jika terdapat fungsi yang tidak dapat dilakukan PHP maka akan dilakukan oleh JS.

 

  1. Tidak Membutuhkan Complier

Anda tidak membutuhkan complier karena web browser mampu menginterprestasikan dengan HTML.

 

  1. Error mudah dicari dan ditangani.

  2. Dapat dialihtugaskan ke elemen halam web tertentu seperti klik atau

  3. JS dapat digunakan di berbagai browser, platform dan lainnya.

  4. JS dapat untuk menvalidasi input dan mengurangi keinginan untuk mengecek data secara manual.

  5. Menggunakan JS, website akan menjadi interaktif dan mampu menarik banyak perhatian pengunjung.

 

Kekurangan JavaScript

  1. Tidak Aman

JS memang bagus namun jika Anda ingin membuat website yang bagus, krusial, butuh autentikasi yang merupakan data penting jangan menggunakan ini. Kenapa? Karena JS tidak mampu menghandel security seperti itu.

Aplikasi ini dibuat dengan library atau Angular, tetap harus memakai pengaman yang lebih aman dari bahasa lain seperti PHP. Fungsi PHP akan mengirim respon ke JS yang sudah di enkripsi, jadi data yang ,uncul tidak akan bisa dibaca.

Jika mengguankan plugin, Anda harus melihat kolom review unutk mengetahui bagiaman usage dari plugin saat dipakai.

 

  1. Bukan Bahasa Pemrogaman yang OOP

OOP developer mudah dalam pengembangan karena semua strukturnya jelas dan rapi. Lain halnya dengan cara lama yang meletakkan semua fungsinya pada satu tempat. Developer akan dibingungkan dengan mencari fungsi yang akan diubah satu per satu dari semua fungsi yang ada.

 

  1. Hanya sebagai Pembantu Saja

Mengapa demikian? Karena JS tidak dapat digunakan untuk membuat sebuah aplikasi yang berdiri sendiri atau standalone app. Lain halnya bahasa lain seperti C++ atau Java yang bisa di compile lalu menjadi sebuah aplikasi dengan bahsa itu sendiri.

Jika JS ingin membuat aplikasi harus didukung dengan bahasa lain seprti bahasa markah dan HTML. Tanpa HTML, JS tidak dapat berjalan sempurna.

Jadi kunci penting disini jika ingin bermain dengan JavaScript terlebih dahulu bermain dengan  HTML.

 

  1. JS dapat dimanfaatkan unutk mengaktifkan kode bahaya di komputer pengguna.

  2. Tidak selalu didukung oleh berbagai browser dan perangkat.

  3. JS code snippet agak banyak.

  4. Dapat di render secara berbeda pada masing-masing perangkat yang mengarah ke inkonsistensi.

 

 

Itu adalah sedikit bahasan memgenai kelebihan dan kekurangan JavaScript. Semoga Anda dapat mengambil ilmu dan bermanfaat untuk Anda.

 

Terimakasih

 

Semoga bermanfaat 😀