HOTLINE

(0275) 2974 127

CHAT WA 24/7
0859-60000-390 (Sales)
0852-8969-9009 (Support)
Blog

Ini Dia! Penyebab dan Cara Mengidentifikasi Your Connection is Not Secure

Kamu mungkin pernah mengunjungi suatu website dan melihat pesan yang mengatakan “This site is not secure” atau “Your connection is not secure”. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “connection is not secure”?

Saat browser menandai website sebagai tidak aman, browser sebenarnya mendeteksi masalah dengan SSL yang mengautentikasi identitas website tersebut. Sertifikat SSL menggunakan enkripsi untuk memverifikasi identitas. SSL juga merupakan protokol enkripsi yang lengkap dan secara teknis SSL bukanlah koneksi yang terenkripsi.

Secara teknis, komputer kita bisa saja membuat koneksi terenkripsi ke website berbahaya yang menyamar sebagai website sah. Namun, browser hanya memahami enkripsi dengan sertifikat SSL. Oleh karena itu, jika suatu website memiliki sertifikat yang valid, koneksi ke website tersebut akan dienkripsi. Namun, jika sertifikat webiste tidak valid atau hilang, koneksi terenkripsi tidak akan dibuat. Pada dasarnya, setiap website yang memiliki sertifikat SSL juga menggunakan enkripsi SSL sehingga keduanya saling berkaitan.

Penyebab Your Connection is Not Secure

Ada beberapa alasan mengapa sebuah website dianggap tidak aman. Salah satu kemungkinannya adalah website yang kamu kunjungi memiliki konfigurasi sertifikat yang salah. Pengaturan sertifikat SSL memang sulit karena tidak semua orang dapat melakukannya dengan benar, terutama jika administrator website memperbarui layanan SSL.

Kesalahan konfigurasi juga dapat terjadi saat memperbarui perangkat lunak server sehingga menyebabkannya menjadi tidak sinkron. Bisa juga karena pengelola website lupa memperbarui sertifikat SSL.

Hal-hal tersebut merupakan hal yang wajar karena mengelola sertifikat SSL tidaklah mudah. Sertifikat tersebut juga akan menjadi tidak valid jika administrator mengubah penyedia hosting website atau penyedia layanan internet. Perubahan ini menyebabkan ketidakcocokan URL atau alamat IP baru karena tidak terdaftar pada sertifikat sebelumnya.

Error yang terjadi belum tentu merupakan kesalahan pengelola website. Sebab, browser memang beriringan dengan sertifikat, namun tidak selalu disinkronkan dengan semua yang terbaru. Oleh karena itu, jika browser kamu bukan versi terbaru, mungkin itulah yang menyebabkan salinan sertifikat menghilang.

Kemungkinan terakhir adalah website yang kamu akses tidak memiliki sertifikat. Sertifikat yang memiliki reputasi baik dan tepercaya memerlukan biaya. Semua sertifikat juga memerlukan pengetahuan teknis. Karena alasan ini, beberapa administrator website memilih untuk tidak mempersoalkan sertifikat.

Cara Mengidentifikasi Situs Web yang Tidak Aman

Sebagian besar browser modern secara konsisten dan eksplisit mengidentifikasi website yang tidak aman.

  • Browser di Desktop

Saatwebsite mengalami masalah seperti di atas, browser akan menambahkan tag “Not Secure” di tepi kiri navigasi (tempat URL ditampilkan). Biasanya, kamu akan melihat gambar gembok yang tidak terkunci.

Gambar gembok tersebut disertai dengan ikon informasi “i” atau huruf lainnya yang menandakan bahwa website tersebut tidak aman. Pengguna dapat membaca informasi dengan mengklik tag “Not Secure”. Informasi yang ditampilkan adalah terkait dengan website itu sendiri dan mengapa tidak memenuhi standar keamanan browser.

  • Browser di Ponsel

Karena fokusnya pada desain yang ringkas dan penggunaan layar yang efisien, browser ponsel biasanya tidak menampilkan teks “Your connection is not secure”. Mereka hanya mengandalkan diferensiasi pada ikon.

Mirip dengan browser desktop, browser ponsel menampilkan website aman dengan gambar gembok hijau. Sedangkan untuk website yang tidak aman ditandai dengan gembok terbuka atau simbol informasi “i”. Kamu juga dapat melihat informasi tentang website di browser ponsel dengan mengklik ikon informasi.

Nah, itulah penyebab dan cara mengidentifikasi Your Connection is Not Secure pada browser. Semoga bermanfaat!

5/5 - (1 vote)
Dwi H

Recent Posts

Apa Itu Django? Pengertian, Cara Install, dan Struktur Project Lengkap

Apa Itu Django? Django adalah framework web berbasis bahasa pemrograman Python yang dirancang untuk membangun…

1 hour ago

Apa Itu Invoice? Pengertian, Fungsi, dan Contohnya dalam Layanan Hosteko

Dalam dunia bisnis dan layanan digital seperti hosting dan domain, invoice merupakan dokumen penting yang…

2 hours ago

Panduan Lengkap Log dan Log Rotation di VPS cPanel untuk Pemula

Dalam pengelolaan server, terutama pada VPS dengan cPanel/WHM, log memiliki peran yang sangat penting. Log…

4 hours ago

Rahasia Privasi WhatsApp: Online Tanpa Ketahuan, Ini Langkahnya

Di era komunikasi serba instan, banyak pengguna ingin tetap aktif membalas pesan tanpa harus terlihat…

4 days ago

Rekening Terkuras Tanpa Sadar: Kenali Modus Terbaru Kejahatan M-Banking

Bayangkan bangun pagi dan mendapati notifikasi transaksi bertubi-tubi di ponsel. Saat membuka aplikasi mobile banking,…

4 days ago

Panduan Lengkap Cara Menonaktifkan IPv6 di Windows, Mac, Android, dan iPhone

IPv6 (Internet Protocol version 6) adalah versi terbaru dari protokol internet yang dirancang untuk menggantikan…

4 days ago